Senin, 25 September 2017

Danrem Wirasakti: Jauhi Narkoba

id Danrem
Danrem Wirasakti: Jauhi Narkoba
Ribuan pelajar dari tingkat SD sampai SMA "menyemut" di Lapangan SMAK Giovanni Kupang, Senin (28/8) untuk mengadiri apel bendera yang dipimpin Danrem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa. (Foto ANTARA/Kornelis Kaha)
Para pelajar di NTT khususnya di Kota Kupang diminta untuk tidak terpengaruh dengan berbagai pengaruh negatif seperti narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Kupang (Antara NTT) - Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa mengajak para pelajar di NTT khususnya di Kota Kupang untuk tidak terpengaruh dengan berbagai pengaruh negatif seperti narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

"Upacara bendera yang kami laksanakan di sini adalah dalam rangka mengajak para pelajar untuk meningkatkan rasa nasionalisme kepada bangsa dan menjaga agar tidak terpengaruh dengan berbagai pengaruh-pengaruh negatif yang dapat merusak cita-cita dari generasi muda kita," katanya kepada wartawan di Kupang, Senin.

Usai upacara bendera di Lapangan SMAK Giovanni Kupang, jenderal berbintang satu itu sempat bertemu dengan sekitar 2.200 pelajar untuk memberikan motivasi terkait apa yang harus dilakukan oleh para pelajar dalam mengisi kemerdekaan Indonesia yang telah memasuki usianya yang ke-72 tahun ini.

Dalam memberikan motivasi tersebut, Danrem Wirasakti berpesan kepada seluruh pelajar di NTT agar sebagai generasi penerus bangsa untuk tetap bisa membentengi diri dan lebih fokus untuk belajar agar bisa meraih cita-cita sesuai dengan yang diharapkan.

"Hal ini tidak hanya berlaku bagi pelajar di sini (Kupang) aja, tetapi untuk seluruh pelajar di NTT bahkan seluruh pelajar di Indonesia," tuturnya.

Menurutnya, generasi muda adalah penurus bangsa yang bisa diandalkan untuk terus menjaga kokoh berdirinya kedaulatan NKRI.

Ia mengatakan untuk menjaga dan senantiasa meningkatkan kokohnya rasa kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme di dalam diri setiap anak bangsa, maka rasa kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme harus ditanamkan di dalam hati dan pikiran masing-masing.

"Rasa kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme itu harus ditanamkan sejak dini bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan terlahir dari perjuangan panjang membebaskan diri dari belenggu kolinialisme," katanya.

"Bangsa kita memperoleh kemerdekaan bukan dari hadiah ataupun pemberian penjajah, namun diraih oleh Bangsa Indonesia sendiri dengan pengorbanaan yang tak terhingga, baik dengan mempertaruhkan nyawa, harta dan segalanya," ujarnya. 

Oleh karena itu, kata Danrem Muji Angkasa, tugas generasi muda saat ini adalah mengisinya dengan belajar untuk menggapai cita-cita yang diinginkan.

Kepala Sekolah SMA Katolik Giovanni Romo Yasintus Epi sangat mengapresiasi Korem 161/Wirasakti dalam rangka meningkatkan rasa cinta Tanah Air generasi muda, khususnya di sejumlah sekolah di Kota Kupang.

"Saat ini banyak generasi muda kita yang dimanfaatkan untuk memecah belah bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kunjungan Danrem Wirasakti Kupang ini, saya nilai tepat waktu untuk memberikan motivasi yang tentu saja dapat meningkatkan rasa cinta Tanah Air bagi para pelajar di daerah ini," katanya.

Editor: Laurensius Molan

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga