IHSG diperkirakan lanjut menguat
Senin, 20 Februari 2023 15:11 WIB
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/YU/aa.
Jakarta (ANTARA) - PT Indo Premier Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan melanjutkan penguatan karena tertopang sejumlah sentimen domestik dan eksternal pada pekan ini.
Equity Analyst Indo Premier Sekuritas Mino dalam keterangannya di Jakarta, Senin, (20/2/2023) menjelaskan sentimen domestik yang akan menopang penguatan pasar pada pekan ini adalah laporan keuangan dan neraca transaksi berjalan.
"Beberapa emiten besar akan merilis laporan keuangan dalam waktu dekat. Dari laporan keuangan, triknya adalah cari saham-saham yang sebelum laporan keuangan trennya berubah atau lagi naik. Setelah rilis keuangan keluar, trennya itu berlanjut. Ini artinya investor welcome dengan laporan keuangannya," ujarnya.
Pihaknya memprediksikan neraca transaksi berjalan akan kembali mencatatkan surplus sebesar 4,30 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada kuartal IV 2022, atau lebih rendah dari sebelumnya sebesar 4,38 miliar dolar AS pada kuartal III 2022.
"Ini masih sangat positif. Kalau rupiah menguat, tentu akan menguntungkan emiten- emiten di sektor yang bahan bakunya masih impor atau sektor-sektor yang utangnya banyak pada dolar AS," ujar Mino.
Dia melanjutkan sejumlah sentimen eksternal yang mempengaruhi pasar pada pekan ini, di antaranya FOMC Minutes, pidato beberapa pejabat The Fed, klaim pengangguran, data pendapatan dan belanja personal, data personal consumer expenditure (PCE), serta harga komoditas.
Lanjut dia, sentimen eksternal lainnya adalah klaim pengangguran baru, yang tercatat sebanyak 194 ribu per 11 Februari 2023, atau lebih rendah dari sebelumnya 195 ribu dan juga konsensus sebanyak 200 ribu.
Terkait personal spending, pendapatan personal Januari 2023 diprediksi naik 1 persen month to month (mtm) dan personal consumer expenditure diprediksi akan berbalik naik 1 persen mtm.
Baca juga: IHSG diperkirakan bergerak variatif
Baca juga: IHSG ditutup melemah mengikuti koreksi bursa kawasan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG diperkirakan lanjut menguat pada pekan ini
Equity Analyst Indo Premier Sekuritas Mino dalam keterangannya di Jakarta, Senin, (20/2/2023) menjelaskan sentimen domestik yang akan menopang penguatan pasar pada pekan ini adalah laporan keuangan dan neraca transaksi berjalan.
"Beberapa emiten besar akan merilis laporan keuangan dalam waktu dekat. Dari laporan keuangan, triknya adalah cari saham-saham yang sebelum laporan keuangan trennya berubah atau lagi naik. Setelah rilis keuangan keluar, trennya itu berlanjut. Ini artinya investor welcome dengan laporan keuangannya," ujarnya.
Pihaknya memprediksikan neraca transaksi berjalan akan kembali mencatatkan surplus sebesar 4,30 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada kuartal IV 2022, atau lebih rendah dari sebelumnya sebesar 4,38 miliar dolar AS pada kuartal III 2022.
"Ini masih sangat positif. Kalau rupiah menguat, tentu akan menguntungkan emiten- emiten di sektor yang bahan bakunya masih impor atau sektor-sektor yang utangnya banyak pada dolar AS," ujar Mino.
Dia melanjutkan sejumlah sentimen eksternal yang mempengaruhi pasar pada pekan ini, di antaranya FOMC Minutes, pidato beberapa pejabat The Fed, klaim pengangguran, data pendapatan dan belanja personal, data personal consumer expenditure (PCE), serta harga komoditas.
Lanjut dia, sentimen eksternal lainnya adalah klaim pengangguran baru, yang tercatat sebanyak 194 ribu per 11 Februari 2023, atau lebih rendah dari sebelumnya 195 ribu dan juga konsensus sebanyak 200 ribu.
Terkait personal spending, pendapatan personal Januari 2023 diprediksi naik 1 persen month to month (mtm) dan personal consumer expenditure diprediksi akan berbalik naik 1 persen mtm.
Baca juga: IHSG diperkirakan bergerak variatif
Baca juga: IHSG ditutup melemah mengikuti koreksi bursa kawasan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG diperkirakan lanjut menguat pada pekan ini
Pewarta : Muhammad Heriyanto
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menjaga keberlanjutan fiskal di tengah fenomena "Sell Indonesia" belakangan ini
09 June 2026 13:13 WIB
OJK mencermati potensi "outflow" jangka pendek sebagai imbas konflik AS-Iran
03 March 2026 18:27 WIB
IHSG melemah saat reshuffle Menkeu, Purbaya yakin pasar akan pulih
08 September 2025 19:24 WIB, 2025
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Pemkot Kupang menggandeng Bank Mandiri Taspen digitalisasi transaksi pasar
16 September 2026 14:05 WIB
Pemkot Kupang menggandeng Bank Mandiri Taspen digitalisasi transaksi pasar
16 September 2026 14:05 WIB
Menteri ESDM siapkan aturan distribusi pertalite-biosolar agar tepat sasaran
16 September 2026 13:04 WIB
Menteri Investasi: Tambahan anggaran di atas pagu indikatif untuk tiga prioritas
16 September 2026 12:55 WIB