Gunung Lewotobi kembali erupsi setinggi 5.000 meter
Kamis, 7 November 2024 12:16 WIB
Erupsi di puncak lewotobi. ANTARA/HO-PVBMG
Kupang (ANTARA) - Pos Pemantau Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat gunung itu kembali mengalami erupsi dengan ketinggian 5.000 meter dari puncak.
"Telah terjadi erupsi pada Gunung Lewotobi Laki-laki pada 7 November 2024 pukul 11.15 WITA dengan ketinggian kurang lebih 5.000 meter," kata petugas pemantau Gunung Lewotobi Laki-laki, Yohanes Kolli Sorywutun, dalam laporannya yang diterima di Kupang, Kamis, (7/11).
Erupsi terpantau dengan ketinggian kurang lebih 6.584 meter di atas permukaan laut. Sementara kolom abu teramati berwarna coklat dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut.
Erupsi tersebut juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 milimeter dan durasi sementara ini kurang lebih 24 menit 5 detik.
Erupsi tersebut juga mengakibatkan awan panas dengan guguran pada aplitudo 47,3 milimeter. "Erupsi masih terus berlangsung saat laporan ini dibuat," ujar Yohanes.
Erupsi dengan ketinggian kolom abu yang sama juga sempat terjadi pada pukul 10.48 WITA dengan guguran debu vulkanik.
Dengan kondisi tersebut Badan Geologi menyatakan bahwa saat ini gunung tersebut masih berada pada status Level IV atau Awas, sehingga direkomendasikan agar masyarakat di sekitar kaki Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan tidak beraktivitas apapun dalam radius 7 kilometer dari puncak gunung.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Baca juga: Erupsi setinggi 2.500 meter terjadi di puncak Lewotobi
Masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Baca juga: TNI-Polri di Labuan Bajo galang bantuan korban
Masyarakat yang terdampak hujan debu Gunung Lewotobi laki-laki juga diminta untuk memakai masker atau penutup hidung mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi setinggi 5.000 meter
"Telah terjadi erupsi pada Gunung Lewotobi Laki-laki pada 7 November 2024 pukul 11.15 WITA dengan ketinggian kurang lebih 5.000 meter," kata petugas pemantau Gunung Lewotobi Laki-laki, Yohanes Kolli Sorywutun, dalam laporannya yang diterima di Kupang, Kamis, (7/11).
Erupsi terpantau dengan ketinggian kurang lebih 6.584 meter di atas permukaan laut. Sementara kolom abu teramati berwarna coklat dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut.
Erupsi tersebut juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 milimeter dan durasi sementara ini kurang lebih 24 menit 5 detik.
Erupsi tersebut juga mengakibatkan awan panas dengan guguran pada aplitudo 47,3 milimeter. "Erupsi masih terus berlangsung saat laporan ini dibuat," ujar Yohanes.
Erupsi dengan ketinggian kolom abu yang sama juga sempat terjadi pada pukul 10.48 WITA dengan guguran debu vulkanik.
Dengan kondisi tersebut Badan Geologi menyatakan bahwa saat ini gunung tersebut masih berada pada status Level IV atau Awas, sehingga direkomendasikan agar masyarakat di sekitar kaki Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan tidak beraktivitas apapun dalam radius 7 kilometer dari puncak gunung.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Baca juga: Erupsi setinggi 2.500 meter terjadi di puncak Lewotobi
Masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Baca juga: TNI-Polri di Labuan Bajo galang bantuan korban
Masyarakat yang terdampak hujan debu Gunung Lewotobi laki-laki juga diminta untuk memakai masker atau penutup hidung mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi setinggi 5.000 meter
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
12 penerbangan dari dan ke Kupang batal dampak abu vulkanik anak Krakatau
07 September 2026 18:45 WIB
624 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta tertunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau
07 September 2026 15:33 WIB
Menkeu berharap bencana tidak mempengaruhi perekonomian secara signifikan
07 September 2026 15:28 WIB
Sejumlah penumpang Kupang-Jakarta alih rute ke Surabaya akibat erupsi GAK
07 September 2026 12:11 WIB
Badan Geologi: Episode Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau telah berakhir
07 September 2026 12:01 WIB
Gunung Ile Lewotolok dua kali erupsi dengan kolom abu mencapai 600 meter
07 September 2026 11:40 WIB
Gunung Ile Lewotolok di Lembata erupsi 1.873 kali selama lima hari terakhir
06 September 2026 21:43 WIB
Bandara Ngurah Rai membatalkan belasan penerbangan dampak erupsi Krakatau
06 September 2026 13:24 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
ANTARA melatih mahasiswa UKM Pers teknik penulisan standar kantor berita
04 September 2026 20:02 WIB