Cak Imin kalahkan prestasi Gus Dur
Senin, 12 Agustus 2019 15:30 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). (ANTARA FOTO/Wisnu Adhi)
Kupang (ANTARA) - Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Timur Yucundianus Lepa menilai bahwa kepemimpinan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mampu mengalahkan prestasi Abdurrahman Wahid atau Gus Dur waktu memimpin PKB.
"Saat ini ketika Cak Imin memimpin PKB berhasil meraih kursi sebanyak 58 buah. Tapi di masa kepemimpinan Gus Dur PKB hanya mendapatkan 52 kursi DPR RI. Bisa dibilang Cak Imin berhasil mengalahkan prestasi Gus Dur saat pada tahun 1999," katanya di Kupang, Senin (12/8).
PKB akan mengelar muktamar pada 20-22 Agustus di Bali. Salah satu agendanya adalah pemilihan ketua umum PKB. Yucun mengemukakan bahwa selain kursi yang diperolehnya berbeda, perolehan suara pada pemilu di zaman Gus Dur juga berbeda dengan zaman Cak Imin
“Saat zaman Gus Dur PKB menjadi pemenang ketiga. Waktu itu, jumlah suara PKB 13,1 juta lebih. Tahun ini di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar, jumlah suara PKB mencapai 13,5 juta lebih,” kata dia.
NTT memberikan dukungan penuh kepada Cak Imin untuk kembali memimpin partai religius yang nasionalis itu. Salah satu pertimbangan adalah PKB di bawah kepemimpinan Cak Imin berhasil menciptakan kondusivitas di tubuh partai.
Sehingga tidak pernah ada konflik internal maupun eksternal partai. "Tentunya dalam kondisi yang aman, nyaman, damai dan tentram, dengan sangat leluasa dan konsentrasi membangun partai," kata dia.
Tak hanya itu, kondisi negara saat ini dengan maraknya radikalisme dan terorisme yang semakin tinggi, tentu membutuhkan pemimpin bangsa yang berwawasan kebangsaan, nasionalis dan agamais.
"Religiusitas seorang tokoh yang berjiwa nasionalis tentu sangat diharapkan dari seorang Cak Imin," katanya dan menmabahkan apalagi Cak Imin adalah seorang pemimpin muda yang mampu menarik minat kaum muda bangsa ini. Wakil Presiden RI Terpilih Ma'ruf Amin (depan kanan) menerima kunjungan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri depan) (Cak Imin) di Rumah Situbondo, Jakarta, Jumat (5/7/2019). Dalam kesempatan itu Ma'ruf bersama Muhaimin mendiskusikan mengenai penguatan pemerintahan mendatang. (ANTARA FOTO/Rangga Pandu Asmara Jingga/pri)
"Saat ini ketika Cak Imin memimpin PKB berhasil meraih kursi sebanyak 58 buah. Tapi di masa kepemimpinan Gus Dur PKB hanya mendapatkan 52 kursi DPR RI. Bisa dibilang Cak Imin berhasil mengalahkan prestasi Gus Dur saat pada tahun 1999," katanya di Kupang, Senin (12/8).
PKB akan mengelar muktamar pada 20-22 Agustus di Bali. Salah satu agendanya adalah pemilihan ketua umum PKB. Yucun mengemukakan bahwa selain kursi yang diperolehnya berbeda, perolehan suara pada pemilu di zaman Gus Dur juga berbeda dengan zaman Cak Imin
“Saat zaman Gus Dur PKB menjadi pemenang ketiga. Waktu itu, jumlah suara PKB 13,1 juta lebih. Tahun ini di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar, jumlah suara PKB mencapai 13,5 juta lebih,” kata dia.
NTT memberikan dukungan penuh kepada Cak Imin untuk kembali memimpin partai religius yang nasionalis itu. Salah satu pertimbangan adalah PKB di bawah kepemimpinan Cak Imin berhasil menciptakan kondusivitas di tubuh partai.
Sehingga tidak pernah ada konflik internal maupun eksternal partai. "Tentunya dalam kondisi yang aman, nyaman, damai dan tentram, dengan sangat leluasa dan konsentrasi membangun partai," kata dia.
Tak hanya itu, kondisi negara saat ini dengan maraknya radikalisme dan terorisme yang semakin tinggi, tentu membutuhkan pemimpin bangsa yang berwawasan kebangsaan, nasionalis dan agamais.
"Religiusitas seorang tokoh yang berjiwa nasionalis tentu sangat diharapkan dari seorang Cak Imin," katanya dan menmabahkan apalagi Cak Imin adalah seorang pemimpin muda yang mampu menarik minat kaum muda bangsa ini. Wakil Presiden RI Terpilih Ma'ruf Amin (depan kanan) menerima kunjungan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri depan) (Cak Imin) di Rumah Situbondo, Jakarta, Jumat (5/7/2019). Dalam kesempatan itu Ma'ruf bersama Muhaimin mendiskusikan mengenai penguatan pemerintahan mendatang. (ANTARA FOTO/Rangga Pandu Asmara Jingga/pri)
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menko PM optimistis pemerintah mampu atasi persoalan pupuk dalam setahun
22 September 2025 13:04 WIB
Cak Imin menjadi ketum PKB lagi, nyatakan PKB harus menjadi partai mandiri
25 August 2024 7:07 WIB, 2024
Cak Imin bilang Pansus Angket haji tidak ada urusan dengan PKB atau PBNU
29 July 2024 13:13 WIB, 2024
DPR minta rencana kebijakan asuransi wajib bagi kendaraan ditinjau ulang
18 July 2024 15:30 WIB, 2024
Cak Imin bilang Paslon yang tempel stiker di beras bansos itu memalukan
26 January 2024 16:45 WIB, 2024
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Sidang kode etik Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik akan digelar Kamis depan
16 February 2026 7:42 WIB
Menteri PPPA: Penanganan kasus kekerasan seksual harus berperspektif korban
15 February 2026 11:04 WIB
KPK mendalami kaitan rangkap jabatan Mulyono dengan kasus restitusi pajak
15 February 2026 11:01 WIB
Presiden Prabowo: Kami tahu ada yang mengganggu Indonesia, kami tidak bodoh
14 February 2026 8:24 WIB
Eks Dirut PT PIS dituntut 14 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:16 WIB
Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:14 WIB