BNI gelar akad kredit massal untuk 4.675 debitur KPR Sejahtera FLPP
(Ki-Ka) Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Direktur Layanan & Jaringan BNI Ronny Venir, Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, dan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto meninjau langsung penyelenggaraan Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa, (30 Maret 2021). BNI dipercaya untuk menyalurkan 17.500 unit rumah subsidi dalam program FLPP ini dengan KPR sebesar Rp 2,5 triliun pada 2021. (Humas BNI)
Dalam kegiatan ini, jumlah para debitur meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2020 sebanyak 2.046 debitur yang mengikuti kegiatan serupa di Pendopo Kabupaten Ngawi.
Direktur Layanan dan Jaringan BNI Ronny Venir di Jakarta, Selasa, mengatakan kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Purwakarta ini diikuti secara serentak melalui media zoom di 56 kota di seluruh wilayah kerja BNI.
Kota-kota tersebut antara lain Medan, Tanjung Balai Asahan, Tebing Tinggi, Padang, Rengat, Tanjung Balai Karimun, Pekanbaru, Palembang, Jambi, Bengkulu, Tanjung Karang, Lubuk Linggau, dan Pangkal Pinang.
Kemudian, Cianjur, Garut, Sukabumi, Tasik, Sumedang, Majalaya, Semarang, Pekalongan, Tuban, Pamekasan, Gresik, Makasar, Pare-Pare, Sengkang, Kendari, Polewali, Denpasar, Mataram, Barabai, Banjarbaru, Sampit, dan Palangkaraya.
Selain itu Pangkalan Bun, Muara Teweh, Jakarta, Jababeka, Serang, Boyolali, Solo, Purbalingga, Wonosobo, Wonogiri, Probolinggo, Banyuwangi, Kediri, Manado, Tomohon, Gorontalo, Palu, Sorong, Jayapura, dan beberapa kota lainnya.
Ronny mengatakan BNI telah menyalurkan KPR Sejahtera FLPP sebesar Rp3,75 triliun untuk 38.293 unit rumah subsidi sejak 2011 hingga 31 Desember 2020 atau menempati posisi kedua sebagai bank penyalur KPR subsidi.
Untuk periode 2021 ia menambahkan, BNI kembali mendapatkan kepercayaan untuk menyalurkan 17.500 unit rumah subsidi dengan nominal KPR sebesar Rp2,5 triliun.
Dalam rangkaian kegiatan akad massal KPR Sejahtera FLPP ini juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Pengembang Rumah Subsidi dengan BNI secara massal dan diikuti oleh seluruh wilayah kerja BNI.
Pada kesempatan tersebut, BNI memberikan penghargaan kepada wilayah dan pengembang rumah subsidi dengan penyaluran tertinggi sebagai apresiasi perseroan atas kontribusi dalam penyaluran KPR Sejahtera FLPP melalui BNI.
Selama ini, BNI telah memberikan kemudahan pemilihan rumah subsidi dan Bank Pemroses KPR Subsidi melalui aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan) yang dikembangkan oleh PPDPP Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
BNI juga mengenalkan berbagai kemudahan bagi nasabah melalui pelayanan berbasis digital melalui pengajuan kredit perumahan dengan aplikasi daring (BNI E-Form) yang dapat diakses di website resmi BNI www.bni.co.id ataupun aplikasi BNI Mobile Banking.
Pengembangan layanan KPR berbasis digital tersebut diharapkan dapat mempercepat proses kredit dan mempermudah persyaratan administrasi sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat lebih luas lagi.
Baca juga: BNI berikan diskon dalam Travel Fair 26 Maret-3 April 2021
Baca juga: BNI dorong penguatan sektor pertanian dengan Milenial Smartfarming
Pewarta : Satyagraha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB
BI meluncurkan buku pedoman bisnis pertanian guna mendukung ketahanan pangan
10 February 2026 8:45 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Kemenkeu: Realisasi belanja APBN di NTT pada Januari 2026 capai Rp3,28 triliun
25 February 2026 22:43 WIB
KKP mendorong pembangunan 2 KNMP di Kupang untuk menggerakkan ekonomi pesisir
25 February 2026 22:42 WIB