AS kecam komentar Presiden Turki terhadap orang-orang Yahudi
Rabu, 19 Mei 2021 9:14 WIB
Seorang pengunjuk rasa pro-Palestina membawa bendera dengan foto Presiden Turki Tayyip Erdogan saat mereka berkendara melewati Konsulat Israel di Istanbul, Turki, Rabu (12/5/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Dilara Senkaya/hp/cfo (REUTERS/DILARA SENKAYA)
Washington (ANTARA) - Amerika Serikat mengecam keras komentar yang baru-baru ini disampaikan oleh Presiden Turki Tayyip Erdogan terhadap orang-orang Yahudi sebagai sikap anti Semit, kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price pada Selasa (18/5).
"Kami mendesak Presiden Erdogan dan para pemimpin Turki lainnya untuk menahan diri dari komentar yang menghasut, yang dapat memicu kekerasan lebih lanjut," kata Price dalam sebuah pernyataan. "Bahasa anti Semit tidak memiliki tempat di mana pun," ujarnya.
Namun, Price tidak merinci ucapan Erdogan mana yang dianggap Amerika Serikat sebagai sikap anti Semit. Departemen Luar Negeri AS pun tidak segera menanggapi permintaan klarifikasi.
Baca juga: Erdogan kutuk kekuatan Barat tak bertindak lawan Israel
Erdogan, yang merupakan pembela vokal Palestina, telah mengkritik Israel karena melakukan serangan udara di Gaza dan menyebutnya sebagai "negara teror" setelah polisi Israel menembakkan peluru karet ke orang-orang Palestina yang melempar batu di Yerusalem.
Baca juga: Pertemuan DK PBB tentang Palestina berakhir tanpa hasil
Anti Semit adalah suatu sikap permusuhan, prasangka, kebencian dan diskriminasi terhadap orang Yahudi, baik sebagai penganut agama Yahudi maupun kelompok etnis.
Sumber: Reuters
"Kami mendesak Presiden Erdogan dan para pemimpin Turki lainnya untuk menahan diri dari komentar yang menghasut, yang dapat memicu kekerasan lebih lanjut," kata Price dalam sebuah pernyataan. "Bahasa anti Semit tidak memiliki tempat di mana pun," ujarnya.
Namun, Price tidak merinci ucapan Erdogan mana yang dianggap Amerika Serikat sebagai sikap anti Semit. Departemen Luar Negeri AS pun tidak segera menanggapi permintaan klarifikasi.
Baca juga: Erdogan kutuk kekuatan Barat tak bertindak lawan Israel
Erdogan, yang merupakan pembela vokal Palestina, telah mengkritik Israel karena melakukan serangan udara di Gaza dan menyebutnya sebagai "negara teror" setelah polisi Israel menembakkan peluru karet ke orang-orang Palestina yang melempar batu di Yerusalem.
Baca juga: Pertemuan DK PBB tentang Palestina berakhir tanpa hasil
Anti Semit adalah suatu sikap permusuhan, prasangka, kebencian dan diskriminasi terhadap orang Yahudi, baik sebagai penganut agama Yahudi maupun kelompok etnis.
Sumber: Reuters
Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Militer AS mulai menempatkan rudal Patriot pada truk peluncur di pangkalan udara Qatar
11 February 2026 13:43 WIB
Duta Besar Iran menilai AS tidak layak pimpin inisiatif perdamaian di Gaza
11 February 2026 7:45 WIB
Indonesia ingin perkuat kerja sama dengan Iran dalam pemberdayaan perempuan
11 February 2026 7:38 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Militer AS mulai menempatkan rudal Patriot pada truk peluncur di pangkalan udara Qatar
11 February 2026 13:43 WIB
Duta Besar Iran menilai AS tidak layak pimpin inisiatif perdamaian di Gaza
11 February 2026 7:45 WIB
Indonesia ingin perkuat kerja sama dengan Iran dalam pemberdayaan perempuan
11 February 2026 7:38 WIB