Swedia pangkas staf kedutaan di Afghanistan
Sabtu, 14 Agustus 2021 10:49 WIB
Arsip foto - Sebuah kendaraan tempur Humvee milik Pasukan Khusus Afghanistan hancur saat pertempuran melawan Taliban di Provinsi Kandahar, Afghanistan, Selasa (13/7/2021). (ANTARA/Reuters.)
Stockholm (ANTARA) - Swedia akan memangkas jumlah anggota staf kedutaannya di Kabul, Afghanistan, kata Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde pada Jumat (13/8).
"Kementerian Luar Negeri memutuskan untuk membatasi staf di Kedutaan Besar Swedia di Kabul," tulis Linde di Twitter.
"Persiapan yang matang untuk evakuasi staf kedutaan sudah ada, yang mungkin relevan dalam waktu singkat," katanya.
Baca juga: Taliban rebut lagi dua kota lagi, AS dan Inggris kirim pasukan
Baca juga: Taliban bunuh manajer radio Afghanistan dan culik wartawan
Kedutaan-kedutaan besar negara Barat dan berbagai lembaga bantuan mulai mengevakuasi staf sipil dari Afghanistan di tengah kekhawatiran bahwa Taliban dapat menghancurkan pemerintahan dukungan AS. (Antara/Reuters)
"Kementerian Luar Negeri memutuskan untuk membatasi staf di Kedutaan Besar Swedia di Kabul," tulis Linde di Twitter.
"Persiapan yang matang untuk evakuasi staf kedutaan sudah ada, yang mungkin relevan dalam waktu singkat," katanya.
Baca juga: Taliban rebut lagi dua kota lagi, AS dan Inggris kirim pasukan
Baca juga: Taliban bunuh manajer radio Afghanistan dan culik wartawan
Kedutaan-kedutaan besar negara Barat dan berbagai lembaga bantuan mulai mengevakuasi staf sipil dari Afghanistan di tengah kekhawatiran bahwa Taliban dapat menghancurkan pemerintahan dukungan AS. (Antara/Reuters)
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemlu menjamin keamanan ekstra bagi keluarga dari staf KBRI Lima yang ditembak
04 September 2025 12:06 WIB
Menhan angkat Deddy Corbuzier jadi staf khusus Kementerian Pertahanan
11 February 2025 15:01 WIB, 2025
Dini bilang menteri tidak perlu izin presiden untuk penuhi panggilan MK
02 April 2024 9:50 WIB, 2024
Kasad Maruli Simanjuntak sarankan Megawati lapor jika ada TNI intimidasi rakyat
05 February 2024 14:45 WIB, 2024
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Militer AS mulai menempatkan rudal Patriot pada truk peluncur di pangkalan udara Qatar
11 February 2026 13:43 WIB
Duta Besar Iran menilai AS tidak layak pimpin inisiatif perdamaian di Gaza
11 February 2026 7:45 WIB
Indonesia ingin perkuat kerja sama dengan Iran dalam pemberdayaan perempuan
11 February 2026 7:38 WIB