AS Roma juara Liga Conference usai tekuk Feyenoord 1-0
Kamis, 26 Mei 2022 7:27 WIB
Pemain AS Roma merayakan keberhasilan mereka menjuarai Liga Conference setelah mengalahkan Feyenoord pada partai final dengan skor 1-0 di Stadion Arena Kombetare, Tirana, Albania, Rabu (25/05/2022).(ANTARA/REUTERS/MARKO DJURICA)
Jakarta (ANTARA) - AS Roma berhasil menjuarai Liga Conference usai menekuk Feyenoord dengan skor 1-0 pada partai final di Stadion Air Albania, Tirana, Albania, Kamis, (26/5/2022) dini hari WIB.
Pada pertandingan ini, Nicolo Zaniolo menjadi pahlawan untuk AS Roma setelah mencetak gol tunggal pada menit ke-32 setelah menerima umpan dari Gianluca Mancini, demikian catatan Liga Conference.
Keberhasilan membuat AS Roma mendapatkan gelar juara kompetisi Eropa pertama mereka setelah sebelumnya hanya mampu mencapai partai final Liga Champions musim 1983/84 dan Liga Europa (saat itu Piala UEFA) 1990/91.
Pada babak pertama, AS Roma harus melakukan pergantian dini setelah Henrikh Mkhitaryan mengalami masalah pada ototnya dan digantikan oleh Sergio Oliviera pada menit ke-16.
Feyenoord menciptakan peluang terlebih dahulu melalui Orkun Kokcu setelah menerima umpan dari Cyriel Dessers, namun tendangannya masih masih belum menemui sasaran.
AS Roma mampu unggul pada menit ke-32 setelah umpan jauh Gianluca Mancini berhasil diterima oleh Nicolo Zaniolo sebelum akhirnya menaklukkan penjaga gawang Feyenoord Justin Biljow dan mengubah skor menjadi 1-0.
Berhasil unggul satu gol, AS Roma kembali memiliki peluang, kali ini melalui tandukan Chris Smalling setelah menerima umpan silang dari Lorenzo Pellegirni namun masih bisa dihalau lini pertahanan Feyenoord.
Di sisa waktu babak pertama, kedua tim saling melakukan jual beli serangan, namun peluang dari AS Roma dan Feyenoord belum membuahkan hasil sehingga skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Feyenoord mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan sempat mengancam pada menit ke-47, namun penjaga gawang AS Roma Rui Patricio tampil cukup baik sehingga berhasil mengamankan gawangnya.
Feyenoord kembali mengancam melalui tendangan keras dari luar kotak penalti oleh Tyrell Malacia, namun upayanya tersebut masih bisa ditepis Patricio.
AS Roma sempat mengancam melalui skema tendangan pojok dan Jordan Veretout melepaskan tembakan keras di dalam kotak penalti, tetapi masih bisa dihalau oleh Biljow.
Di sisa waktu babak kedua, Feyenoord lebih dominan dalam melakukan serangan namun hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk keunggulan AS Roma tetap bertahan.
Baca juga: Rodgers puas penampilan Leicester saat kalahkan Rennes
Baca juga: UEFA sepakat mulai 2024, Liga Champions pakai format baru
Pada pertandingan ini, Nicolo Zaniolo menjadi pahlawan untuk AS Roma setelah mencetak gol tunggal pada menit ke-32 setelah menerima umpan dari Gianluca Mancini, demikian catatan Liga Conference.
Keberhasilan membuat AS Roma mendapatkan gelar juara kompetisi Eropa pertama mereka setelah sebelumnya hanya mampu mencapai partai final Liga Champions musim 1983/84 dan Liga Europa (saat itu Piala UEFA) 1990/91.
Pada babak pertama, AS Roma harus melakukan pergantian dini setelah Henrikh Mkhitaryan mengalami masalah pada ototnya dan digantikan oleh Sergio Oliviera pada menit ke-16.
Feyenoord menciptakan peluang terlebih dahulu melalui Orkun Kokcu setelah menerima umpan dari Cyriel Dessers, namun tendangannya masih masih belum menemui sasaran.
AS Roma mampu unggul pada menit ke-32 setelah umpan jauh Gianluca Mancini berhasil diterima oleh Nicolo Zaniolo sebelum akhirnya menaklukkan penjaga gawang Feyenoord Justin Biljow dan mengubah skor menjadi 1-0.
Berhasil unggul satu gol, AS Roma kembali memiliki peluang, kali ini melalui tandukan Chris Smalling setelah menerima umpan silang dari Lorenzo Pellegirni namun masih bisa dihalau lini pertahanan Feyenoord.
Di sisa waktu babak pertama, kedua tim saling melakukan jual beli serangan, namun peluang dari AS Roma dan Feyenoord belum membuahkan hasil sehingga skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Feyenoord mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan sempat mengancam pada menit ke-47, namun penjaga gawang AS Roma Rui Patricio tampil cukup baik sehingga berhasil mengamankan gawangnya.
Feyenoord kembali mengancam melalui tendangan keras dari luar kotak penalti oleh Tyrell Malacia, namun upayanya tersebut masih bisa ditepis Patricio.
AS Roma sempat mengancam melalui skema tendangan pojok dan Jordan Veretout melepaskan tembakan keras di dalam kotak penalti, tetapi masih bisa dihalau oleh Biljow.
Di sisa waktu babak kedua, Feyenoord lebih dominan dalam melakukan serangan namun hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk keunggulan AS Roma tetap bertahan.
Baca juga: Rodgers puas penampilan Leicester saat kalahkan Rennes
Baca juga: UEFA sepakat mulai 2024, Liga Champions pakai format baru
Pewarta : Aldi Sultan
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Liga Italia - Penalti Pellegrini paksa laga AS Roma lawan AC berakhir imbang
26 January 2026 11:07 WIB
Liga Italia - AS Roma turun dari empat besar setelah kalah 0-1 di markas Atalanta
04 January 2026 10:35 WIB
Liga Italia - Takluk dari Napoli, AS Roma gagal kembali ke puncak klasemen
01 December 2025 9:42 WIB
Liga Italia - AS Roma ke puncak klasemen sementara usai menang 2-0 atas Udinese
10 November 2025 7:09 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Liga Italia - Como geser Juventus dari peringkat lima usai menang 3-1 atas Lecce
01 March 2026 3:22 WIB
Liga Inggris - Liverpool menang telak atas West Ham, naik ke posisi lima klasemen
01 March 2026 3:18 WIB
Liga Spanyol - "Hattrick" pertama Yamal bawa Barcelona menang atas Villarreal
01 March 2026 3:16 WIB
Liga Jerman - Penalti Kevin Diks bawa Moenchengladbach menang atas Union Berlin
01 March 2026 3:15 WIB