Tour de Flores 2018 juga dibatalkan

id Benny Wahon

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata pada Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur, Benny Wahon.

"Sebagian besar kabupaten di daratan Pulau Flores tidak mengalokasikan anggaran dalam APBD murni 2018 untuk mendukung kegiatan Tour de Flores 2018," kata Benny Wahon.
Kupang (AntaraNews NTT) - Setelah membatalkan pelaksanaan Tour de Timor 2018 karena dinilai belum siap secara matang, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur juga membatalkan pelaksanaan kegiatan Tour de Flores 2018, karena ketiadaan anggaran.

"Sebagian besar kabupaten di daratan Pulau Flores tidak mengalokasikan anggaran dalam APBD murni 2018 untuk mendukung kegiatan Tour de Flores 2018," kata Kepala Bidang Destinasi Pariwisata pada Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur, Benny Wahon kepada Antara di Kupang, Senin (19/11).

Ia mengatakan kegiatan Tour de Flores yang sudah menjadi agenda tahunan Kementerian Pariwisata itu batal dilaksanakan, karena pemerintahan setempat tidak mendukungnya lewat pengalokasian dana dalam APBD masing-masing kabupaten.

Dengan demikian, kata Benny Wahon, dalam tahun 2018 ini tidak ada kegiatan tur internasional melalui sepeda di daratan Pulau Flores dan Timor, karena ketiadaan anggaran dan persiapan yang belum matang.

Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Jelamu yang dihubungi mengatakan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur juga membatalkan pelaksanaan kegiatan tur tahunan sepeda yang melintasi Pulau Timor (Tour de Timor) tahun 2018, karena persiapannya dinilai Gubernur Viktor Laiskodat belum matang.
Pebalap mendapat sambutan dengan tarian adat usai memasuki finish pada etape pertama Tour de Flores dari Larantuka menuju Maumere dengan jarak 138,8 km di Maumere, NTT, Kamis (19/5/2016) (ANTARA Foto/Wahyu Putro A)
"Sesuai arahan Pak Gubernur Viktor Laiskodat, Tour de Timor tahun 2018 ini dibatalkan dengan pertimbangan persiapan yang belum matang," kata Kepala Dinas Pariwisata Provins NTT Marius Jelamu ketika dihubungi Antara di Kupang, Jumat (16/11).

Pemerintah NTT, kata dia, menginginkan agar pelaksanaan Tour de Timor dipersiapkan lebih matang dengan melibatkan masyarakat di destinasi-destinasi wisata yang dilewati.

Masyarakat, lanjutnya, diharapkan lebih siap dalam mengembangkan dan mempertunjukkan berbagai potensi yang dimiliki seperti seni budaya, ekonomi kreatif, kuliner, dan lainnya sehingga bisa dinikmati peserta tur.

"Artinya semua daerah perlu dipersiapkan secara matang sehingga kegiatan ini juga mendatangkan keuntungan bagi masyarakat," katanya menjelaskan.
Tour de Timor 2017

 
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar