Labuan Bajo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dan pihak swasta atau investor dalam pembangunan hotel di destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat.
"Mari kita berkolaborasi," kata Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Politik dan Pemerintahan Petrus Seran Tahuk saat menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, di Labuan Bajo, Senin.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam momentum peresmian Hotel Crown Plaza Labuan Bajo yang dibangun MMS Land.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan hotel tersebut dan keberadaan hotel lainnya di Labuan Bajo dinilai akan semakin membuka peluang ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja dan memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi pariwisata berlabel pariwisata premium di Indonesia.
"Pariwisata tidak hanya berbicara tentang kunjungan wisatawan tetapi juga tentang penciptaan peluang usaha dan pengembangan UMKM lokal, termasuk peningkatan infrastruktur ekonomi serta perluasan lapangan kerja bagi masyarakat," katanya.
Ia juga menyatakan komitmen Pemprov NTT dalam mendukung pembangunan hotel di Labuan Bajo yang dinilai tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, akan tetapi meningkatkan sektor ekonomi kreatif serta mendorong penyerapan produk lokal untuk mendukung ekosistem pariwisata yang inklusif.
"Dengan demikian setiap kunjungan wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam tapi turut serta mendukung ekonomi kreatif dan memberdayakan masyarakat setempat," katanya.
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dalam sambutannya mendorong agar perusahaan properti MMS Land tidak hanya membangun hotel akan tetapi membangun unit bisnis lainnya di Labuan Bajo.
"Mari sama-sama kita kita mengisi apa yang menjadi kekurangan pemerintah dan mimpi masyarakat di kabupaten ini," katanya.
Ia menyebut usaha hotel yang telah dijalankan itu sangat membantu pertumbuhan ekonomi daerah serta penyerapan tenaga kerja lokal di daerah itu.
"Biarlah pemerintah hadir sebagai regulator, motivator dan bapak ibu sebagai investor melakukan investasi di Labuan Bajo, sehingga ekonomi bertumbuh dengan baik penyerapan tenaga kerja bertumbuh dengan baik, dan angka kemiskinan menurun," katanya.
Sementara itu, CEO MMS Land Andre Chandra Biantoro mengatakan, salah satu tujuan dari pembangunan hotel itu ialah untuk mendukung upaya pemerintah mengembangkan kawasan DPSP Labuan Bajo.
"Hotel ini bukan sekadar proyek, tapi wujud nyata komitmen kami untuk terus berkontribusi bagi pariwisata Indonesia, khususnya Labuan Bajo yang menjadi salah satu destinasi pariwisata super prioritas," katanya.

