Kupang (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan uang layak edar Rp1,362 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru sebagai bagian dari pelaksanaan Serunai 2025.
Deputi Kepala Perwakilan BI NTT Didiet Aditya Budi Prabowo di Kupang, Rabu (10/12), mengatakan penyediaan uang layak edar untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan uang rupiah pada hari besar keagamaan nasional (HBKN), khususnya sepanjang Desember.
“Penyediaan uang layak edar ini merupakan komitmen BI untuk memastikan masyarakat dapat bertransaksi dengan lancar dan aman selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” katanya
Dia menambahkan kegiatan tersebut juga dilakukan secara nasional dan serentak di seluruh Kantor Perwakilan BI hingga 23 Desember 2025.
BI juga menyiapkan modal layanan kas keliling Rp11,86 miliar yang akan digunakan memperluas jangkauan layanan penukaran uang.
Layanan kas keliling itu tersebar di Kota Kupang, Atambua, Maumere, dan Waikabubak melalui kerja sama dengan perbankan.
Didiet merinci bahwa layanan penukaran uang dalam Serunai 2025 mencakup tiga kategori, yaitu Layanan Kas Ritel BI, Layanan Kas Mitra, dan Layanan Kas Titipan yang tersebar di sejumlah gereja, instansi pemerintah, TNI/Polri, dan wilayah perbankan di tiga kabupaten.
BI NTT juga menggelar sosialisasi “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah” serta bazar murah bersama Bulog untuk mendukung stabilitas ekonomi masyarakat menjelang akhir tahun.
“Bank Indonesia bersama seluruh mitra kerja berkomitmen menjaga ketersediaan rupiah dan mengimbau masyarakat untuk bertransaksi secara bijak, merawat uang rupiah, dan memahami fungsinya dalam mendorong aktivitas perekonomian,” ujar dia.

