Fasilitas di Pulau Terluar Harus Diganti

Pewarta : id Danrem

Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa

Kupang (Antara NTT) - Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa menilai fasilitas atau kebutuhan sejumlah prajurit di dua pulau terluar di wilayah NTT harus diganti

"Pascaserahterima dengan komandan yang lama, keesokan harinya saya langsung ke Pulau Batek dan Pulau Ndana, dua pulau terluar di NTT, dan saya perhatikan ada beberapa fasilitas yang harus segera diganti," katanya saat ditemui di Kupang, Selasa.

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan bagaimana fasilitas yang dimiliki oleh sejumlah prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan pengamanan pulau terluar, baik di Pulau Ndana Rote maupun Pulau Batek.

Pulau Batek adalah satu pulau terluar di NTT yang berbatasan dengan Timor Leste, sementara pulau Ndana adalah salah satu pulau yang berbatasan dengan Australia yang sempat diklaim oleh Australia sekitar 2007 lalu.

Satuan yang bertugas yang di kedua pulau itu adalah gabungan dari Yonif 743/Pradya Samapta Yudha serta Yonif Marinir 3 Surabaya, Jawa Timur.

Komandan berbintang satu itu mengatakan, salah satu fasilitas yang harus diganti adalah masalah solar cell atau tenaga surya yang menjadi penerangan saat gelap di kedua pulau itu.

"Tempat untuk menampung matahari agar malamnya bisa menyala, saat ini sudah tidak bisa lagi sehingga harus segera diganti agar prajurit kita bisa nyaman saat berada di pulau yang terpencil itu," tuturnya.

Ia mengaku sudah melaporkan hal tersebut agar nantinya fasilitas yang baru segera dipasang secepatnya.

Disamping masalah penerangan fasilitas untuk patroli atau untuk beraktivitas di pulau terluar itu saat ini masih sangat memadai dan bisa digunakan untuk berpatroli di pulau wilayah sekitaran pulau terluar.

Disamping itu terkait barak yang dipakai untuk berteduh, ia menilai saat ini untuk di pulau Batek sudah sangat memadai dan sudah diperbaharui. Sementara untuk pulau Ndana akan segera diperbaharui.

"Pada intinya pemerintah memperhatikan prajurit kita, di kedua pulau itu, dan saya harap supaya mereka (prajurit) bisa melaksanakan tugasnya dengan baik di kedua pulau itu sebagaimana tugas yang diembankan kepada mereka," tambahnya.

Sebab menurutnya tugas yang diberikan oleh negara adalah tugas yang mulia dan luhur karena merupakan sebuah kehormatan.
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar