Paskah mendorong penghargaan martabat manusia

id Uskup Kupang

Ketua Dewan Kepausan untuk Kaum Awam Sedunia Cardinal Stanislaw Rylko (tengah) didampingi Uskup Agung Kupang Mgr Petrus Turang (kanan) dan Uskup Ambonina Mgr Petrus Canisius Mandagi MSC (kiri) memimpin misa bersama pada saat pemberkatan Taman Ziarah Yesus Maria Oebelo, sekitar 20 km timur Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (25/11). (ANTARA FOTO/Laurensius Molan)

Perayaan Hari Raya Paskah memberikan arti penting mendorong setiap umat Kristiani yang merayakannya untuk semakin menghargai martabat manusia secara pribadi maupun kelompok.

Kupang (ANTARA) - Uskup Agung Kupang Mgr Petrus Turang mengemukakan, perayaan Hari Raya Paskah memberikan arti penting mendorong setiap umat Kristiani yang merayakannya untuk semakin menghargai martabat manusia secara pribadi maupun kelompok.

"Iman akan kebangkitan Kristus dalam Paskah ini menjadi pemicu hati nurani untuk mendorong penghargaan akan martabat manusia setiap orang atau kelompok orang dalam masyarakat," katanya dalam Surat Gembala Paskah 2019 yang diterima Antara di Kupang, Minggu (21/4).

Ia mengatakan, kebangkitan Kristus mendorong setiap umat Kristiani untuk mengembangkan pola pikir dan pola tindak yang pluralistik di tengah keberagaman masyarakat.

Untuk itu, lanjutnya, setiap umat perlu menyadari kembali bahwa keselarasan seluruh ciptaan adalah kegembiraan bersama di bumi ini sebagai rumah bersama.

Menurutnya, kebangkitan Kristus merupakan dasar kerukunan hidup umat Kristiani di tengah terpaan pertumbuhan teknologi global yang sering memecah belah khususnya ekonomi, politik, dan media komunikasi.

Melalui perayaan Paskah ini, lanjutnya, persekutuan gerejani di pedesaan maupun perkotaan menemukan kembali sumber daya untuk membangun kebersamaan bersaudara sebagai murid-murid Kristus.

Baca juga: Artikel - Paskah dan model pemimpin yang Pancasilais

"Karena kehidupan Kristiani hanya mungkin berkembang dalam lingkungan persaudaraan," demikian uskup asal Tataaran, Manado, Sulawesi Utara itu.

Pada hari ini, Minggu (21/4) umat Kristiani di dunia merayakan Hari Raya Paskah untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus.

Perayaan Paskah merupakan puncak dari massa Pekan Suci dengan mengenang kisah sengsara Yesus Kristus hingga wafat di kayu salib yang dirangkaikan dalam tiga hari suci di antaranya, Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Haleluya.

Baca juga: Paskah mengaktifkan tindakan melayani sesama
Baca juga: Feature - Paskah dan Hamba Kebenaran

Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar