
Gunung Ile Lewotolok 3.544 kali erupsi selama dua pekan terakhir

Kupang (ANTARA) - Pos Pengamat Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur melaporkan sejak tanggal 1-18 Januari 2026, kegempaan di gunung tersebut tercatat mencapai 3.544 kali erupsi.
Petugas Pos Pemantau Gunung Ile Lewotolok Stanislaus Ara Kian dihubungi dari Kupang, Jumat, mengatakan selain tingkat erupsi yang semakin meningkat, gempa hembusan juga tercatat mengalami peningkatan mencapai 5.316 kali.
"Pengamatan visual periode 1–18 Januari 2026, aktivitas hembusan dan erupsi meningkat," katanya.
Sementara itu, tinggi kolom erupsi mencapai 500 meter dari puncak. Dimana erupsi terkadang disertai dengan suara gemuruh lemah hingga sedang.
Dia mengatakan besaran energi seismik diestimasi dengan metode perata-rataan nilai amplitudo atau Real-time Seismic Amplitude Measurements (RSAM), menunjukkan dalam periode ini energi meningkat tajam.
Kemudian, untuk pengukuran deformasi dengan EDM menunjukkan fluktuasi nilai jarak miring dengan cenderung flat/datar untuk pengukuran malam di reflektor 2.
Stanislaus mengatakan pada tanggal 9 Januari 2026, teramati aliran lava di sektor barat, namun masih di dalam kawasan kawah.
Kemudian, pada tanggal 13 Januari 2026, aliran lava di sektor barat mulai meluber keluar kawah dengan perkiraan sekitar 30 meter dari bibir kawah, dan sampai 17 Januari mencapai jarak 100 meter dari bibir kawah.
"Aliran lava baru ini mengalir di atas aliran lava sebelumnya," tambah dia.
Berdasarkan pengamatan juga teramati lontaran material pijar ke arah Tenggara dengan jarak lontaran mencapai 300 meter keluar dari kawah, seharusnya secara umum, lontaran jatuh di dalam kawah.
"Kegempaan pada periode ini menunjukkan peningkatan sangat signifikan bila dibandingkan periode 2 minggu sebelumnya," tambah dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PPG Ile Lewotolok catat 3.544 kali erupsi selama dua pekan terakhir
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
