
Pertamina dan BPBD Kota Kupang latih pelajar di Kupang tanggap darurat bencana

Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan tidak hanya mampu melindungi diri sendiri, tetapi juga berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh terhadap bencana,
Kupang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, NTT bersama PT Pertamina Patra Niaga Jawa Timur Bali Nusa Tenggara melatih sejumlah pelajar terkait tanggap darurat bencana di tengah banyaknya bencana yang terjadi akibat cuaca ekstrem.
Pjs Integrated Terminal Manager Tenau, Tekat Prayogo kepada wartawan di Kupang, dalam keterangan yang diterima di Kupang Senin (2/2), mengatakan kegiatan sekolah tanggap darurat bencana itu dilaksanakan dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026,
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan kesadaran keselamatan sejak dini, khususnya bagi generasi muda,” katanya saat menggelar kegiatan Sekolah Tanggap Bencana di SMAN 12 Kupang, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak.
Kegiatan tersebut, ujar dia juga bagian dari upaya Pertamina mendorong kesadaran keselamatan sejak dini kepada para pelajar.
Dia menambahkan, program tersebut sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional yang menekankan pentingnya pencegahan risiko kecelakaan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat di seluruh lapisan masyarakat.
Berdasarkan data ketenagakerjaan nasional, angka kecelakaan kerja dan situasi darurat masih menunjukkan tren yang perlu menjadi perhatian bersama.
Kondisi ini menegaskan bahwa edukasi keselamatan tidak hanya relevan di lingkungan industri, tetapi juga perlu ditanamkan sejak usia sekolah sebagai fondasi pembentukan budaya keselamatan jangka panjang.
“Bulan K3 bukan hanya momentum bagi dunia industri, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Melalui Sekolah Tanggap Bencana ini, kami ingin menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga membagi-bagikan 100 motor untuk ojek online
Baca juga: Pertamina mendorong kesadaran gizi masyarakat melalui edukasi stunting
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang, Ernest S. Ludji menjelaskan bahwa SMAN 12 Kupang merupakan sekolah kedua di Kota Kupang yang mendapatkan program Sekolah Tanggap Bencana.
“Di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya, saat ini baru terdapat dua Sekolah Tanggap Bencana. Kami berharap program ini mampu mendorong sekolah menjadi lebih mandiri dan sigap dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan sekolah tanggap bencana meliputi sosialisasi kesiapsiagaan kebencanaan, simulasi tanggap darurat gempa bumi, serta penyerahan bantuan berupa Alat Pemadam Api Ringan (APAR), kotak P3K, dan pemasangan signage titik kumpul serta jalur evakuasi.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan pentingnya edukasi keselamatan dan kebencanaan sejak usia dini.
“Edukasi keselamatan yang berkelanjutan menjadi fondasi utama dalam membangun budaya sadar risiko. Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan tidak hanya mampu melindungi diri sendiri, tetapi juga berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh terhadap bencana,” ujarnya.
Pewarta : Kornelis
Editor:
Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
