
BI NTT siapkan Rp1,7 triliun uang kartal untuk momentum Ramadhan 2026

Kupang, NTT (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPw BI NTT) menyiapkan uang kartal sebesar Rp1,7 triliun guna memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat yang diperkirakan meningkat selama momen Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
Kepala Perwakilan BI NTT Adidoyo Prakoso di Kupang, Sabtu menyampaikan layanan penukaran uang tersebut merupakan bagian dari program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) Tahun 2026.
“Pemenuhan kebutuhan tersebut kami lakukan melalui berbagai layanan penukaran, mulai dari layanan kas ritel di rumah ibadah, kas terpadu bersama perbankan, layanan kas perbankan, layanan mitra kerja, hingga layanan tematik di kawasan pesisir dan pusat aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Ia menjelaskan SERAMBI 2026 merupakan tahun pelaksanaan kelima yang digelar secara nasional dan serentak di seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia.
SERAMBI 2026 berlangsung pada 13 Februari-15 Maret 2026 sebagai wujud komitmen Bank Indonesia menjaga ketersediaan uang rupiah layak edar secara tepat waktu, dengan mengusung tema Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah.
Selain layanan penukaran, Adidoyo menambahkan SERAMBI NTT 2026 juga menjadi wadah kick-off Road to Fesyar 2026 serta beragam inisiatif edukasi, sosial, dan digitalisasi pembayaran.
“Kami mendorong Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah melalui edukasi, kegiatan sosial, penguatan QRIS, hingga donor darah sebagai bentuk kepedulian,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PINTAR dalam reservasi penukaran uang serta senantiasa bertransaksi secara bijak dan merawat rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran sistem pembayaran dan penggunaan rupiah yang bijak kegiatan SERAMBI 2026.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin mendorong penggunaan rupiah secara bijak dan bertanggung jawab, sekaligus memastikan masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Serena menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi kemandirian daerah serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mencintai rupiah.
Ia juga menilai SERAMBI 2026 tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang menumbuhkan kepedulian, kebersamaan, serta menciptakan suasana Ramadhan dan Idul Fitri yang aman, nyaman, dan penuh toleransi di Kota Kupang.
“Sinergi yang terbangun ini menjadi fondasi penting bagi keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan SERAMBI hingga puncak perayaan Idul Fitri,” tutupnya.
Lebih lanjut, masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang wajib mendaftar terlebih dahulu melalui laman pintar.bi.go.id pada periode 13-22 Februari 2026.
Layanan penukaran uang akan berlangsung pada 23-27 Februari 2026 di Masjid Nurul Mubien Namosain, Masjid Al Muhajirin Oebufu, Masjid Agung Baiturrahman Perumnas, Masjid Nurul Iman Oebobo, dan Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima Kupang.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
