Logo Header Antaranews Kupang

Pemkot Kupang dan FKUB memperkuat sinergi jaga kerukunan umat beragama

Rabu, 11 Maret 2026 10:06 WIB
Image Print
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo (tengah) bersama jajaran Pemerintah Kota Kupang berpose bersama pengunjung FKUB Kota Kupang.  ANTARA/HO-Pemkot Kupang

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan dan dialog damai antarumat beragama di daerah itu.

Wali Kota Kupang Christian Widodo di Kupang, Selasa, mengatakan pemerintah daerah selalu membuka ruang dialog dengan berbagai pihak, termasuk FKUB yang merupakan mitra strategis dalam menjaga harmoni kehidupan beragama.

“Saya dan seluruh jajaran pemerintah selalu membuka tangan dan hati untuk menerima masukan. FKUB adalah mitra penting pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Kupang,” katanya saat menerima audiensi pengurus FKUB Kota Kupang.

Ia mengatakan, pendekatan dialog dan musyawarah menjadi langkah terbaik dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat sehingga tidak memicu konflik yang lebih luas.

“Semua harus diselesaikan melalui mekanisme dan dialog. Kita duduk bersama, membuka hati, dan mencari jalan terbaik. Jangan sampai persoalan lokal justru memicu ketegangan yang lebih luas,” tegasnya.

Ia menegaskan Kota Kupang harus tetap menjadi kota yang damai dan penuh toleransi dengan menjaga kerukunan antarumat beragama secara bersama-sama.

Pada kesempatan itu, ia juga menyatakan dukungan Pemkot Kupang terhadap berbagai program FKUB yang bertujuan memperkuat kerukunan masyarakat.

Christian juga mendorong FKUB untuk terus melakukan sosialisasi nilai-nilai toleransi khususnya kepada generasi muda serta memperkuat program Kampung Kerukunan di berbagai wilayah Kota Kupang.

“Kota Kupang dikenal sebagai kota toleransi. Tugas kita bersama adalah menjaga warisan itu. Kerukunan tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus terus dirawat melalui dialog, pendidikan, dan kerja sama semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Kupang Pdt. Mercy Paula Pattikawa menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara FKUB dan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Ia juga menyampaikan rencana Kota Kupang menjadi tuan rumah kegiatan Konsultasi Nasional FKUB yang akan digelar pada Oktober 2026 dengan menghadirkan perwakilan FKUB dari seluruh Indonesia.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah kota agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, sekaligus menjadi momentum memperkuat citra Kota Kupang sebagai kota toleransi,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, FKUB juga menyampaikan sejumlah hal strategis terkait dinamika kerukunan umat beragama serta dukungan anggaran bagi pelaksanaan program dan kegiatan FKUB di Kota Kupang.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026