Logo Header Antaranews Kupang

Pelni imbau pemudik hindari calo tiket

Kamis, 19 Maret 2026 03:08 WIB
Image Print
Petugas Pelni sedang mengarahkan pemudik untuk mengakses tiket melalui aplikasi Pelni Mobile di Kupang. ANTARA/Kornelis Kaha

Kupang (ANTARA) - PT Pelni Kantor Cabang Kupang Kelas II mengimbau pemudik untuk menghindari calo yang menawarkan jasa pembelian tiket kapal Pelni, karena berpotensi penipuan.

"Pagi tadi di kantor Pelni saya baru saja mendapat lagi keluhan dari penumpang yang mengeluhkan tidak dapat tiket kapal karena membeli melalui Calo," kata Kepala PT PELNI (Persero) Cabang Kupang Kelas II Teguh Setiadi di Kupang, Rabu.

Dia mengatakan hal ini menanggapi banyaknya keluhan dari pemudik kapal Pelni yang mengeluhkan tak dapat tiket kapal padahal sudah membeli.

Bahkan ada yang harus rela membayar tiket kapal Pelni hingga Rp4 juta untuk empat orang, padahal harga aslinya hanya Rp1 jutaan saja.

Hal tersebut cukup meresahkan masyarakat, khususnya pengguna kapal Pelni yang ingin bepergian untuk mudik.

Dia mengatakan sejauh ini sudah ratusan pemudik yang terkena kasus penipuan oleh para calo.

"Para calo juga bahkan sampai menyuruh penumpang kapal Pelni untuk membohongi identitas," ujar dia.

Hal-hal seperti ini, ujar dia, tidak bisa ditolerir.

Dia mengatakan calo tentunya tidak diatur dalam aturan, karena itu pemudik diminta untuk berhati-hati.

Pemudik juga diimbau tidak terpengaruh dengan tawaran penjualan tiket dari media sosial seperti Facebook atau Instagram atau sejenisnya.

Sebab beberapa kali kasus ada pemudik yang memesan tiket kapal Pelni melalui Facebook, dan akhirnya uangnya hilang karena penipuan.

Oleh karena itu dia mengharapkan pemudik yang hendak membeli tiket kapal Pelni agar membeli dari loket-loket resmi serta situs resmi Pelni.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026