Logo Header Antaranews Kupang

Komite parlemen Iran menyetujui rencana pungutan tarif tol Selat Hormuz

Selasa, 31 Maret 2026 15:13 WIB
Image Print
Ilustrasi - Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu/py.)

Istanbul (ANTARA) - Komite penting di parlemen Iran menyetujui rencana penerapan tarif tol bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz, menurut laporan media lokal pada Selasa.

Langkah yang telah disetujui oleh Komisi Keamanan Nasional itu mencakup serangkaian regulasi baru untuk mengatur jalur perairan strategis tersebut, termasuk ketentuan finansial dengan mewajibkan kapal membayar biaya transit menggunakan mata uang nasional Iran.

Menurut laporan kantor berita Fars, salah satu anggota komisi, Mojtaba Zarei, menyatakan bahwa rancangan undang-undang tersebut juga mencakup pembatasan terhadap kapal yang berhubungan dengan Amerika Serikat dan Israel untuk melintasi selat tersebut.

Ketentuan tambahan dalam rancangan tersebut juga akan melarang akses bagi negara-negara yang bergabung dalam sanksi sepihak terhadap Iran.

Meski telah disetujui di tingkat komite, rancangan itu masih harus melalui pemungutan suara penuh di parlemen, sebelum ditinjau oleh Dewan Garda dan ditandatangani presiden untuk dapat menjadi undang-undang.

Ketegangan di kawasan terus meningkat sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Iran melakukan serangan balasan menggunakan drone dan rudal dengan menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk, yang menjadi lokasi aset militer milik Amerika. Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, sekaligus mengganggu pasar global dan sektor penerbangan.

Sumber: Anadolu

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komite parlemen Iran setujui rencana pungutan tarif tol Selat Hormuz



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026