Logo Header Antaranews Kupang

Undana dukung Pemprov NTT dan PLN percepat transisi energi terbarukan

Selasa, 31 Maret 2026 18:11 WIB
Image Print
Dekan Fakultas Sains dan Teknik Undana Prof. Philiphi de Rozari (kedua kiri) berpose bersama Gubernur NTT dan GM PLN UIW NTT di Kupang. ANTARA/Ho-Humas Undana

Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan PLN untuk mempercepat transisi energi berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) di wilayah kepulauan tersebut.

Dekan Fakultas Sains dan Teknik Undana Prof. Philiphi de Rozari di Kupang, Selasa mengatakan perguruan tinggi siap mengambil peran strategis melalui penguatan riset dan inovasi guna mendukung kemandirian energi daerah.

“Undana siap menjadi motor penggerak dari sisi riset dan inovasi melalui kajian yang terukur dan aplikatif untuk mendukung pengembangan energi bersih di NTT,” katanya.

Hal ini disampaikannya usai melakukan pertemuan dengan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena serta General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono.

Ia menjelaskan kolaborasi tersebut difokuskan pada pemetaan potensi energi terbarukan sebagai dasar penyusunan kebijakan ketenagalistrikan, sekaligus penguatan kapasitas sumber daya manusia yang relevan dengan industri energi bersih.

Gubernur NTT Melki Laka Lena menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan secara optimal, mengingat besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki NTT.

Dia mengatakan Pemerintah Provinsi NTT siap menindaklanjuti percepatan transisi ke penggunaan energi nasional berbasis EBT.

“NTT siap menindaklanjuti percepatan EBT termasuk mendukung target pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 Gigawatt (GW).” ujar dia.

Sementara itu, General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono menilai sinergi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem kelistrikan berbasis energi bersih.

“Kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi baru terbarukan secara masif dan berkelanjutan di NTT,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, para pihak akan menyusun rencana teknis, termasuk penyiapan proyek percontohan yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, NTT diharapkan mampu mempercepat kemandirian energi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan energi terbarukan di kawasan timur Indonesia.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026