
Pemkot Kupang .mengalokasikan Rp500 juta untuk setiap kelurahan pada 2027

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalokasikan anggaran Rp500 juta untuk setiap kelurahan mulai 2027 guna mendorong pemerataan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Wali Kota Kupang Christian Widodo dalam keterangan tertulis di Kupang, Jumat, mengatakan bahwa mulai tahun 2027 setiap kelurahan di Kota Kupang akan mendapatkan alokasi program pembangunan senilai Rp500 juta yang diwujudkan dalam bentuk program dari perangkat daerah.
“Setiap kelurahan diberi ruang untuk mengusulkan program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat dengan komposisi 80 persen untuk infrastruktur, 10 persen untuk penguatan ekonomi dan 10 persen untuk kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Hal itu disampaikannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Kupang Tahun 2027.
Ia menyatakan Musrenbang merupakan proses penting dalam perencanaan pembangunan daerah yang lahir dari aspirasi masyarakat mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota, sebelum diselaraskan dengan perencanaan di tingkat provinsi dan nasional.
“Selama ini ada kelurahan yang terus mendapat pembangunan karena faktor tertentu, sementara ada yang tidak tersentuh. Sekarang semua kelurahan mendapat kesempatan yang sama melalui mekanisme Musrenbang,” katanya.
Christian menegaskan kebijakan alokasi Rp500 juta dibuat untuk memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kota Kupang, sehingga tidak ada lagi kelurahan yang bertahun-tahun tidak mendapatkan pembangunan infrastruktur.
Selain itu, ia juga memperkenalkan mekanisme evaluasi lintas sektor yang dilakukan setiap tiga bulan sekali bersama seluruh perangkat daerah guna memastikan program pembangunan berjalan secara terintegrasi.
Menurutnya, pembangunan tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus dilakukan secara kolaboratif antarperangkat daerah agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena mengapresiasi Pemerintah Kota Kupang yang dinilai mampu menghadirkan inovasi pembangunan di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kupang yang terus mendorong inovasi pembangunan, termasuk upaya memperkuat perencanaan berbasis kebutuhan masyarakat serta fokus tematik pembangunan seperti penanganan stunting.
“Di tengah kondisi fiskal yang semakin efisien, saya melihat Pemerintah Kota Kupang tetap mampu melakukan berbagai terobosan pembangunan. Ini patut diapresiasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat dalam memaksimalkan berbagai program nasional yang masuk ke daerah agar dapat memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
