
Mahasiswa Undana mengembangkan Budikdamber untuk warga pesisir Kupang

Kupang (ANTARA) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, NTT mengembangkan teknologi budidaya ikan dalam ember (budikdamber) dan sistem akuaponik sebagai solusi ketahanan pangan bagi masyarakat pesisir di Kelurahan Nunbaun Sabu, Kota Kupang.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Wesley Pasaribu, di Kupang, Jumat mengatakan, pendekatan yang dilakukan mahasiswa tidak hanya membangun sarana, tetapi juga memberikan edukasi teknologi tepat guna kepada masyarakat.
“Budikdamber menjadi solusi efisien karena hemat air, tidak membutuhkan listrik, serta biaya operasional relatif rendah sehingga mudah diterapkan masyarakat,” katanya.
Dia menjelaskan, program ini menyasar kelompok budidaya ikan air tawar “Murimada” dengan menghadirkan tiga model produksi terintegrasi, yakni budikdamber, akuaponik rak, dan kolam terpal, yang dirancang untuk mengoptimalkan lahan terbatas di pekarangan rumah.
Melalui metode tersebut, warga dapat memanen ikan lele dan sayuran secara bersamaan dalam satu wadah, sehingga mendukung pemenuhan gizi keluarga secara berkelanjutan.
Selama pelaksanaan program, mahasiswa melakukan pendampingan intensif, mulai dari pengelolaan kualitas air, pengaturan suhu, hingga pemantauan pertumbuhan ikan dan tanaman.
Hasilnya, pada sistem akuaponik, tanaman kangkung mampu tumbuh dengan tinggi rata-rata 53 hingga 59 sentimeter dan siap dikonsumsi.
Sementara itu, kolam terpal dimanfaatkan untuk produksi ikan lele dalam skala lebih besar guna mendukung peningkatan ekonomi kelompok.
Ketua Kelompok “Murimada”, Ruben Rihi Ha’u, menyambut baik inovasi tersebut karena dinilai mudah diterapkan dan berpotensi dikembangkan oleh warga secara mandiri.
Ia berharap fasilitas percontohan yang dibangun mahasiswa dapat menjadi pemicu bagi masyarakat sekitar untuk mengembangkan sistem serupa di lingkungan masing-masing.
Melalui program ini, Undana mendorong pemanfaatan inovasi akademik sebagai solusi praktis dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, khususnya di wilayah pesisir dengan keterbatasan lahan dan sumber daya air.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
