
Mahasiswa Undana Uji Keramba POD dan Perkuat Konservasi Pesisir Semau

Kami ingin menghadirkan teknologi yang tidak hanya meningkatkan hasil produksi,
Kupang (ANTARA) - Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan Universitas Nusa Cendana (Undana), Indriyani Kaolang Sindrang, menguji coba teknologi keramba Portable Offshore Device (POD) sekaligus menggandeng Yayasan Rumah Bahari Gemilang (Rubalang) dalam upaya penguatan konservasi pesisir di Pulau Semau, Nusa Tenggara Timur.
Uji coba teknologi dilakukan di Desa Huilelot sebagai respons atas tantangan utama pembudidaya rumput laut, khususnya kerentanan terhadap arus laut yang ekstrem. Keramba POD dirancang memiliki fleksibilitas tinggi dan struktur yang lebih tahan terhadap dinamika perairan, sehingga mampu menjaga stabilitas pertumbuhan rumput laut di wilayah perairan dangkal.
Indriyani mengatakan inovasi tersebut diharapkan menjadi solusi adaptif bagi masyarakat pesisir dalam meningkatkan produktivitas budidaya sekaligus menekan risiko kerugian akibat kerusakan tanaman.
“Kami ingin menghadirkan teknologi yang tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kondisi alam NTT yang dinamis,” katanya.
Baca juga: Undana-BI NTT kerja sama pendidikan kebanksentralan perkuat SDM
Baca juga: Undana perketat syarat administrasi jelang wisuda periode II 2026
Selain aspek produksi, kegiatan tersebut juga menitikberatkan pada penguatan kesadaran lingkungan melalui kolaborasi dengan Yayasan Rubalang. Bersama organisasi konservasi tersebut, Indriyani menginisiasi diskusi bertajuk “Bincang Lingkungan Pesisir Tanpa Plastik” yang melibatkan generasi muda di Pulau Semau.
Dalam kegiatan itu, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak perubahan iklim dan pencemaran sampah plastik terhadap ekosistem laut, yang dinilai berpengaruh langsung terhadap keberlanjutan sektor budidaya perairan.
Sebagai tindak lanjut, kolaborasi tersebut juga merancang aksi penanaman mangrove di sepanjang pesisir Pulau Semau guna mengurangi risiko abrasi serta mendukung keberlanjutan habitat biota laut.
Sinergi antara inovasi teknologi dan upaya konservasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekosistem pesisir sekaligus mendorong pengembangan ekonomi maritim berbasis keberlanjutan di Nusa Tenggara Timur.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
