
Undana perketat pengawasan UTBK-SNBT 2026

“Ini adalah mandat nasional yang menyangkut masa depan calon mahasiswa. Kita harus memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar tinggi dan penuh rasa tanggung jawab,”
Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, memperketat standar pengawasan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 melalui sosialisasi intensif bagi pengawas guna menjamin ujian berjalan akuntabel, tertib, dan bebas kecurangan.
“Ini adalah mandat nasional yang menyangkut masa depan calon mahasiswa. Kita harus memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar tinggi dan penuh rasa tanggung jawab,” kata Rektor Undana Prof. Jefri S. Bale di Kupang, Senin.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan seleksi nasional berjalan optimal, transparan, dan memenuhi standar pelayanan profesional.
Sosialisasi diikuti para pengawas ujian serta pimpinan unit kerja yang bertanggung jawab dalam pendampingan teknis di ruang ujian.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pembekalan terkait prosedur operasional standar (SOP), penanganan kendala darurat, serta penguatan integritas guna mencegah potensi kecurangan selama ujian berlangsung serentak secara nasional.
Dia juga menegaskan bahwa pelaksanaan UTBK sebagai seleksi tingkat nasional menuntut akuntabilitas tinggi dari seluruh personel yang terlibat.
Menurut dia, kualitas pelayanan kepada peserta harus menjadi prioritas utama untuk menjaga reputasi institusi sekaligus menjamin keadilan dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Undana Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi antara pengawas dan teknisi di lapangan.
Baca juga: Undana jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kedubes Turki
Baca juga: Undana menjadi wakil tunggal Indonesia Ikuti diklat panas bumi di Selandia Baru
Ia menilai pemahaman yang seragam mengenai tugas dan fungsi masing-masing personel akan meminimalkan risiko kesalahan teknis selama pelaksanaan ujian.
“Koordinasi yang solid dan ketelitian petugas adalah faktor utama kelancaran UTBK. Kami ingin seluruh pengawas benar-benar memahami peran mereka, sehingga ujian dapat berlangsung tertib dan sesuai prosedur yang ditetapkan pusat,” ujarnya.
Selain kesiapan teknis, aspek pengawasan ketat juga menjadi perhatian utama. Para pengawas diingatkan untuk bertindak tegas namun tetap humanis dalam menegakkan tata tertib ruang ujian.
Langkah itu dinilai penting guna menciptakan ekosistem seleksi yang adil bagi seluruh peserta serta menjaga kredibilitas hasil UTBK-SNBT 2026.
Dengan persiapan matang di tingkat pengawas, Undana menyatakan siap menyelenggarakan UTBK-SNBT 2026 secara akuntabel dan berintegritas.
Sinergi seluruh panitia diharapkan mampu menghadirkan pengalaman ujian yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi calon mahasiswa Indonesia.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
