Logo Header Antaranews Kupang

Pertamina menanam puluhan anakan pohon di Sikka peringati Hari Bumi

Jumat, 24 April 2026 22:53 WIB
Image Print
Penanaman anakan pohon oleh Pertamina di Sikka, Jumat (24/4/2026). ANTARA/HO-Humas Pertamina

Kupang (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Fuel Terminal Maumere menanam puluhan anakan pohon di kawasan Pantai Konservasi dan Edukasi Nuba Nanga, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026.

Fuel Terminal Manager Maumere Zakiudin dalam keterangannya yang diterima di Kupang, Jumat mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir.

“Melalui momentum Hari Bumi, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dari gerakan yang berkelanjutan serta mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir,” katanya.

Ia menjelaskan kegiatan penanaman pohon itu digagas bersama Kelompok Jaring Sejahtera, kelompok binaan Fuel Terminal Maumere yang selama ini aktif menjalankan program berbasis lingkungan di wilayah setempat.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan anakan pohon ditanam, terdiri atas tanaman pelindung seperti jati emas, glodogan, dan saga, serta tanaman buah antara lain mangga, salak Bali, dan rambutan.

Menurut dia, penanaman itu diharapkan memberi manfaat ekologis dalam menjaga keseimbangan kawasan pesisir sekaligus memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat pada masa mendatang.

Ketua Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) Kabupaten Sikka Yance Moa mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya sebatas menanam pohon, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk terlibat menjaga lingkungan.

“Bukan tentang kuantitas benih yang ditanam, melainkan aksi nyata untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat sekitar untuk berpartisipasi merawat ekosistem pesisir,” ujarnya.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, setiap pohon yang ditanam akan dirawat dengan melibatkan anak-anak Desa Tana Duen sebagai “pengasuh pohon”. Langkah itu sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan bagi generasi muda sejak dini.

Kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka.

Area Manager Communication, Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi dihubungi dari Kupang, Jumat sore menegaskan program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan terus diarahkan pada pelestarian lingkungan melalui pendekatan kolaboratif.

“Kami meyakini bahwa upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak,” katanya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026