Masyarakat perbatasan berikan ucapan selamat kepada Jokowi

id Belu

Masyarakat perbatasan berikan ucapan selamat kepada Jokowi

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (20/5). (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Masyarakat Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur yang berbatasan denganĀ  negara Timor Leste memberikan ucapan selamat kepada Joko Widodo yang terpilih kembali menjadi Presiden RI untuk periode 2019-2024.
Atambua, NTT (ANTARA) - Masyarakat Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan  negara Timor Leste memberikan ucapan selamat kepada Joko Widodo yang terpilih kembali menjadi Presiden RI untuk periode 2019-2024.

Bupati Belu Willybrodus Lay kepada Antara di Atambua, ibu kota Kabupaten Belu Rabu (22/5) mewakili masyarakat Belu mengatakan bahwa dirinya menerima banyak pesan singkat dari masyarakat untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya banyak dapat pesan singkat dari masyarakat yang meminta saya menyampaikan ucapan selamat kepada Jokowi yang sudah diumumkan menang oleh KPU dalam Pemilu 2019 ini," katanya.

Ia mengatakan masyarakat Belu sendiri sangat mencintai Presiden Joko Widodo, karena sudah sangat memperhatikan masyarakat di kabupaten perbatasan itu.

Bahkan, kata Willybrodus Lay, hal tersebut terbukti dengan kehadiran seluruh masyarakat Belu di hampir sepanjang jalan mulai dari bandara AA. Bere Tallo Atambua menuju ke Bendungan Rotiklot.

"Pak Jokowi sendiri juga sempat mengatakan bahwa dalam kunjungan kerja yang keempat ke Belu, banyak warga Belu yang menjemputnya, jika dibandingkan dengan kunker sebelumnya," cerita Bupati.
Warga Kabupaten Belu menyemut di Bendungan Rotiklot untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo saat meresmikan bendungan tersebut, Senin (20/5).(ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Bupati Willy menambahkan bahwa masyarakat Belu masih berharap agar Presiden Joko Widodo bisa kembali mengunjungi Kabupaten Belu.

Sebagai Bupati sendiri kata dia, semua tahapan Pemilu sudah selesai dilakukan. Oleh karena itu keputusan KPU RI soal siapa yang menang dalam Pilpres 2019 harus diterima secara legowo.

"Tak perlu melakukan aksi-aksi yang merugikan masyarakat banyak,” katanya dan mengharapkan kondisi saat ini bisa segera berakhir agar kondisi keamanan dan ketertiban di Indonesia bisa damai.

Sementara itu seorang tokoh agama di Atambua, Romo Yoris Samuel, Pr menilai bahwa sudah sepantasnya Jokowi kembali memimpin negeri ini. "Pak Jokowi adalah sosok pemimpin yang merakyat, dan memang beliau adalah pekerja keras yang ingin membawa Indonesia ini maju," ujar dia.

Pastor Paroki gereja Sta Stella Maris Atambua itu menambahkan bahwa dengan terpilihnya Jokowi tentu lima tahun ke depan Jokowi akan mempunyai kesempatan lagi untuk berkunjung ke NTT.

Baca juga: Wajar jika Jokowi memberi hormat pada Prabowo gugat hasil Pilpres ke MK
Baca juga: Prabowo harus mampu buktikan kecurangan 17 juta suara itu

Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar