
Wali Kota Kupang: Tak semua orang mendapat kesempatan ke Tanah Suci

Kupang, NTT (ANTARA) - Wali Kota Kupang Christian Widodo mengatakan tidak semua orang mendapat kesempatan untuk melakukan ibadah ke Tanah Suci Makkah, bahkan ada yang harus menunggu sampai 13 tahun.
“Ini bukan hanya perjalanan dari Kupang menuju Tanah Suci, tetapi perjalanan hati. Tidak semua orang mendapat kesempatan ini. Ada yang menunggu sampai 13 tahun. Karena itu syukuri kesempatan ini dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan,” kata Christian di Kupang, Jumat.
Dia mengemukakan hal itu saat melepas keberangkatan 159 jamaah calon haji asal ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Tanah Suci Makkah melalui embarkasi Surabaya, Jawa Timur.
Ia mengatakan sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang tahun ini mengalokasikan bantuan transportasi keberangkatan dan kepulangan bagi seluruh jamaah haji sebesar Rp2 juta per orang atau total sekitar Rp318 juta.
Menurutnya, dukungan tersebut tetap diprioritaskan meski pemerintah daerah sedang melakukan efisiensi anggaran.
Selain itu, ia juga menitipkan pesan agar para jamaah menjaga kesehatan, disiplin, serta membawa nama baik Kota Kupang selama berada di Tanah Suci.
“Kita tunjukkan bahwa jamaah calon haji asal Kupang punya wibawa, tertib, dan saling membantu. Kalau ada yang kesulitan, kita bantu. Itu ciri khas orang Kupang,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Kupang Marhaban Adhang mengapresiasi dukungan Pemkot Kupang selama masa persiapan hingga keberangkatan jamaah calon haji.
“Dari total 159 jamaah, terdiri dari 59 laki-laki dan 100 perempuan. Calon haji tertua berusia 84 tahun, sedangkan sedangkan yang termuda berusia 18 tahun,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan seluruh jamaah calon haji Kota Kupang telah dinyatakan sehat dan siap diberangkatkan menuju Tanah Suci.
“Kami berharap para jamaah turut mendoakan Bapak Wali Kota dan Kota Kupang agar tetap menjadi kota yang damai, toleran, dan semakin maju,” kata Marhaban.
Adapun jamaah haji Kota Kupang dijadwalkan berangkat dari Kupang menuju Surabaya, Jawa Timur pada 10 Mei 2026 dan akan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 11 Mei 2026.
Selanjutnya pada 12 Mei 2026, seluruh jamaah haji NTT akan dilepas langsung oleh Gubernur NTT dari Bandara Juanda Surabaya menuju Jeddah, Arab Saudi.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
