Logo Header Antaranews Kupang

Indonesia berkoordinasi dengan Malaysia tangani 39 WNI korban kapal tenggelam

Senin, 18 Mei 2026 12:26 WIB
Image Print
Sejumlah petugas Malaysia dalam upaya pencarian WNI korban kapal tenggelam di Perak, Malaysia. (ANTARA/HO-Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan koordinasi erat terus dilakukan dengan otoritas Malaysia usai seluruh 39 WNI yang menjadi korban kapal tenggelam pekan lalu di perairan Pulau Pangkor, negara bagian Perak, berhasil ditemukan.

Disampaikan Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang, otoritas Malaysia berhasil menemukan seluruh WNI korban insiden tersebut, yang terdiri dari 23 korban selamat dan 18 meninggal dunia.

“KBRI Kuala Lumpur terus berkoordinasi erat dengan otoritas Malaysia terkait proses identifikasi jenazah dan pendampingan terhadap para korban selamat,” ucap Yvonne merespons pertanyaan ANTARA secara tertulis di Jakarta, Senin.

Dengan Kemlu RI dan KBRI Kuala Lumpur terus memantau perkembangan penanganan korban kecelakaan tersebut, dipastikan bahwa fasilitasi kekonsuleran juga diberikan bagi para WNI terdampak serta keluarganya yang memerlukan, kata dia, menambahkan.

Dari penelusuran dan verifikasi data yang diperoleh, 23 WNI yang selamat tersebut berasal dari berbagai daerah, termasuk Aceh, Banten, Kepulauan Riau, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Utara

Ia menyampaikan bahwa menurut informasi dari otoritas SAR Malaysia, operasi pencarian resmi dihentikan pada Sabtu (16/5) setelah tidak ada lagi korban yang ditemukan seusai enam hari pelaksanaan operasi.

Adapun operasi pencarian sebelumnya diperluas hingga area 244,76 mil laut dengan dukungan unsur laut, udara, dan darat, kata dia.

Yvonne menjelaskan bahwa informasi awal dari otoritas Malaysia, berdasarkan testimoni awak kapal yang selamat, menyebut ada 37 penumpang WNI, dengan 14 orang hilang.

Tetapi, dalam proses pencarian, otoritas SAR Malaysia menemukan tambahan korban, sehingga total korban yang ditemukan mencapai 39 orang, ucap Jubir Kemlu RI itu.

“Kemlu RI menyampaikan apresiasi kepada otoritas SAR dan kepolisian maritim Malaysia atas upaya pencarian dan penanganan para korban dalam kejadian tersebut,” demikian Yvonne.

Adapun dalam pernyataan yang dikutip Ahad, Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) Negeri Perak mengkonfirmasi seluruh 39 WNI yang menjadi korban insiden kapal tenggelam di Perak berhasil ditemukan.

Direktur Maritim Negara Bagian Perak, Kapten Maritim Mohd Shukri Khotob mengatakan, seluruh jenazah WNI korban kapal tenggelam yang ditemukan telah diserahkan kepada pihak kepolisian sebelum dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan penyelidikan.

Pihak Malaysia menduga para WNI tersebut merupakan pendatang asing tanpa izin.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: RI koordinasi dengan Malaysia tangani 39 WNI korban kapal tenggelam



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026