
Undana Kupang menjadi pusat pelatihan wushu NTT untuk PON 2028

Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang menyatakan kesiapan menjadi pusat pelatihan dan pengembangan atlet wushu di Nusa Tenggara Timur (NTT) guna mendukung pembinaan olahraga prestasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
"Pekan lalu kita sudah bertemu dengan para Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia NTT, dan kita siap menjadi pusat pelatihan dan pengembangan atlet wushu NTT," kata Rektor Undana Prof. Jefri Bale di Kupang, Senin.
Dia mengatakan kampus Undana siap mendukung pengembangan olahraga berbasis sains melalui sumber daya manusia yang dimiliki, termasuk Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek).
Ia menjelaskan Undana juga siap menyediakan fasilitas fisik seperti Grha Cendana yang berkapasitas sekitar 5.000 orang serta asrama mahasiswa untuk mendukung pemusatan latihan atlet.
“Kami sangat mendukung pengembangan wushu di NTT. Kampus memiliki tanggung jawab untuk mewadahi bakat mahasiswa. Jika fasilitas di Undana dapat dimanfaatkan untuk kemajuan wushu, kami sangat terbuka untuk bekerja sama,” ujar dia.
Menurut dia, dukungan tersebut menjadi bagian dari persiapan NTT sebagai salah satu tuan rumah cabang olahraga pada PON 2028.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Wushu Indonesia NTT Indra Effendy menyambut positif dukungan Undana dan menilai keterlibatan akademisi penting dalam pengembangan olahraga prestasi berbasis ilmu pengetahuan.
“Menjadikan Undana sebagai keluarga besar wushu NTT akan memperkuat pembinaan atlet kami, terutama dari sisi ilmu pengetahuan olahraga,” ujarnya.
Ia mengatakan saat ini terdapat 29 aliran wushu yang berkembang di berbagai daerah di NTT sehingga membutuhkan dukungan pembinaan yang lebih terstruktur dan profesional.
Menurut Indra, prestasi wushu NTT terus menunjukkan peningkatan, termasuk melalui raihan penghargaan pada PON Papua.
Dengan dukungan perguruan tinggi, lanjut dia, pembinaan atlet di NTT diharapkan mampu menyamai standar nasional yang selama ini berkembang di pusat pembinaan wushu di Semarang, Jawa Tengah.
Kolaborasi antara Undana dan Pengurus Provinsi Wushu Indonesia NTT tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem olahraga yang lebih profesional sekaligus menjaring bibit atlet potensial dari kalangan mahasiswa dan generasi muda di daerah itu.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
