Logo Header Antaranews Kupang

Wali Kota Kupang mendorong kolaborasi untuk lestarikan budaya lokal

Selasa, 26 Mei 2026 17:04 WIB
Image Print
Wali Kota Kupang Christian Widodo (tengah) membuka Event Budaya Kelurahan TDM 2026, di halaman Gereja GMIT Tiberias TDM Kupang. ANTARA/HO-Pemkot Kupang

Kupang, NTT (ANTARA) - Wali Kota Kupang Christian Widodo mendorong kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk melestarikan budaya lokal sebagai upaya memperkuat solidaritas sosial sekaligus menggerakkan ekonomi warga melalui pemberdayaan UMKM.

“Budaya itu bukan hanya warisan dari leluhur kita, tetapi juga pinjaman dari anak cucu kita. Karena itu harus dijaga baik-baik dan diwariskan,” kata dia dalam keterangan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa.

Dia mengatakan hal itu saat membuka Event Budaya Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Gereja GMIT Tiberias TDM.

Menurut dia, kegiatan budaya seperti ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi ruang mempererat persaudaraan, membangun solidaritas sosial, menghidupkan UMKM, sekaligus menjaga identitas budaya daerah.

Ia mengapresiasi panitia serta seluruh masyarakat TDM yang dinilai mampu membangun semangat gotong royong dan kolaborasi di tengah keterbatasan anggaran.

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan sejumlah bentuk dukungan nyata bagi masyarakat TDM.

Ia memastikan bantuan dana hibah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat sebesar Rp20 juta untuk perbaikan lapangan voli di Gereja Paroki Santo Petrus yang sebelumnya telah dijanjikan pada kegiatan budaya tahun lalu.

Selain itu, ia juga memberikan bantuan pribadi untuk pengurusan akta notaris bagi dua sanggar seni budaya di TDM.

Christian mengajak seluruh ASN yang hadir untuk mendukung pelaku UMKM dengan membeli produk-produk lokal yang dipamerkan selama kegiatan berlangsung.

Ia berharap, kegiatan tersebut terus menjadi wadah memperkuat persaudaraan dan pelestarian budaya lokal di Kota Kupang.

Ketua Panitia Event Budaya TDM 2026 Diky Ataupah menyampaikan kegiatan tersebut bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya dan potensi kreatif masyarakat TDM melalui tema “Flobamora Berkreasi di Kelurahan TDM”.

Ia menjelaskan kegiatan budaya tahun ini melibatkan lima sanggar seni budaya di Kelurahan TDM, komunitas seni, kelompok tenun ikat, UMKM, serta lembaga pendidikan di wilayah setempat.

“Berbagai kegiatan akan dilaksanakan selama tiga hari, di antaranya karnaval budaya, lomba solo lagu daerah, tarian kreasi budaya, fashion show, dan pameran UMKM,” ujarnya.

Ia menyampaikan dari lima sanggar seni budaya yang ada, baru satu yang telah memiliki akta notaris, sedangkan empat lainnya masih membutuhkan dukungan legalitas agar dapat berkembang secara resmi dan memperoleh akses bantuan pemerintah.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang, para sponsor, donatur, pelaku usaha, Lembaga Kemaritiman Kelurahan (LKK), serta seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan tersebut.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026