
Wagub NTT mengajak warga perkuat toleransi dalam memaknai Idul Adha

Kupang (ANTARA) - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma mengajak masyarakat setempat terus memperkuat semangat toleransi dan kepedulian antar-umat beragama dalam memaknai Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
“Penyerahan hewan kurban yang kita laksanakan hari ini sebagai bentuk perhatian dan toleransi sesama umat beragama dalam merayakan hari raya keagamaan. Selain itu, ini juga menjadi bentuk kerukunan antar-umat beragama,” katanya saat menyerahkan bantuan hewan kurban berupa seekor sapi kepada Masjid Al-Ikhlas Bonipoi, Kota Kupang di Kupang, Rabu.
Menurut dia, makna Hari Kurban tidak hanya sebatas penyembelihan hewan, tetapi juga mengandung nilai kepedulian sosial dan pengorbanan demi kepentingan bersama.
“Kurban adalah tentang melepaskan ego, mengalahkan sifat serakah, dan mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan diri sendiri. Kurban juga tentang berbagi di saat kita mampu dan peduli di saat orang lain kekurangan,” ujarnya.
Ia berharap, perayaan Idul Adha menjadi sarana memperkuat hubungan manusia dengan Tuhan sekaligus menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman masyarakat NTT.
“Saya berpesan kepada segenap umat Islam agar momentum Hari Raya Idul Adha ini menjadi pelajaran penting untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, menjaga hubungan harmonis dengan sesama manusia, terutama kerukunan umat beragama, serta melestarikan lingkungan,” katanya.
Imam Masjid Al-Ikhlas Bonipoi Mahdi Salama menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi NTT melalui bantuan hewan kurban tersebut.
“Mewakili seluruh jamaah Masjid Al-Ikhlas Bonipoi, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi NTT yang telah hadir dan menyerahkan bantuan hewan kurban,” ujarnya.
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyerahkan bantuan hewan kurban itu kepada Imam Masjid Al-Ikhlas Bonipoi Mahdi Salama dengan didampingi pengurus yayasan dan jamaah setempat.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
