
Pemkab Sikka memperkuat jejaring literasi hingga akar rumput

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka, Nusa Tenggara Timur, memperkuat jejaring gerakan literasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan melalui pengukuhan Bunda Literasi sebagai upaya meningkatkan minat baca dan budaya belajar masyarakat.
“Pengukuhan Bunda Literasi menjadi wujud amanah dan tanggung jawab bersama untuk menggerakkan budaya membaca, belajar, dan berkarya di tengah masyarakat hingga ke tingkat akar rumput,” kata Bunda Literasi Kabupaten Sikka Fista Sambuari Kago dalam keterangannya di Kupang, Rabu.
Hal itu disampaikannya saat mengukuhkan 21 Bunda Literasi Kecamatan dan 13 Bunda Literasi Kelurahan di Kabupaten Sikka.
Ia menegaskan literasi merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Karena itu, kata dia, peran Bunda Literasi sangat strategis dalam menumbuhkan minat baca dan budaya belajar masyarakat sejak usia dini hingga dewasa.
Ia berharap para Bunda Literasi proaktif menjadi motor penggerak budaya literasi di wilayah masing-masing.
Menurut dia, literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, serta memanfaatkan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas hidup.
Ia menekankan keberhasilan gerakan literasi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, komunitas, hingga dunia usaha.
“Dalam konteks ini, Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang mampu menginspirasi masyarakat untuk menjadikan membaca sebagai kebutuhan dan kebiasaan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh Bunda Literasi yang baru dikukuhkan untuk menjadi teladan dalam keluarga dan lingkungan masing-masing dengan membangun budaya membaca di rumah, menghidupkan taman bacaan, serta mendukung berbagai program literasi yang telah dicanangkan Pemkab Sikka.
“Literasi adalah investasi jangka panjang untuk masa depan daerah. Melalui gerakan literasi yang kuat, kita sedang mempersiapkan generasi Sikka yang cerdas, kreatif, inovatif, dan berkarakter,” tambahnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Sikka Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Akulinus mengatakan pengukuhan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat jejaring gerakan literasi hingga ke tingkat akar rumput.
“Dengan keterlibatan para Bunda Literasi, diharapkan program peningkatan minat baca dan budaya literasi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara lebih efektif,” katanya.
Melalui pengukuhan tersebut, Pemkab Sikka berharap gerakan literasi semakin berkembang dan menjadi gerakan bersama yang mampu menciptakan masyarakat yang cerdas dan berpengetahuan.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
