Logo Header Antaranews Kupang

Pemprov NTT mendorong pelajar peduli lingkungan lewat lomba HLHS 2026

Rabu, 3 Juni 2026 20:08 WIB
Image Print
Seorang pelajar menyampaikan pidato bertema lingkungan pada babak final lomba pidato yang digelar Dinas LHK Provinsi NTT dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2026 di Kupang, Rabu (3/6/2026). ANTARA/Yoseph Boli Bataona

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong pelajar semakin peduli terhadap lingkungan melalui berbagai lomba dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2026 di daerah setempat.

"Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, Pemprov NTT mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin peduli terhadap lingkungan dengan mengambil bagian dalam aksi nyata yang memberikan manfaat bagi alam dan kehidupan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT Sulastri Rasyid di Kupang, Rabu.

Ia mengatakan manfaat kegiatan itu membentuk generasi muda yang peka terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HLHS 2026, Pemprov NTT menggelar sejumlah lomba bagi tingkat pelajar, yakni bagi siswa sekolah dasar digelar lomba mewarnai sebagai sarana menanamkan kecintaan terhadap lingkungan hidup sejak usia dini, sedangkan bagi siswa SMP/MTs diadakan lomba kreasi daur ulang berbahan baku sampah plastik, untuk membangun kreativitas sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa sampah dapat diolah menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi.

Selain itu, lomba pidato bertema lingkungan bagi siswa SMA/SMK/MA agar menjadi wadah generasi muda untuk menyampaikan gagasan, inovasi, dan solusi terhadap berbagai persoalan lingkungan serta perubahan iklim.

Lomba pidato dilakukan dalam dua tahap, yakni penilaian daring melalui video yang dikirim dan penilaian luring pada babak final diikuti 10 peserta terbaik dari wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Sulastri berharap, rangkaian lomba tersebut dapat melahirkan generasi muda yang kritis, peduli, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

"Jadikan kesempatan ini sebagai sarana belajar, berkreasi, dan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana kita menjadi generasi yang peduli dan mampu menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekitar," ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada instansi pemerintah, lembaga vertikal, perguruan tinggi/sekolah, komunitas, mitra pembangunan, pelaku usaha, media, serta berbagai pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Rangkaian peringatan HLHS 2026 di NTT pada 3-6 Juni juga mencakup kegiatan sosial, kesehatan, dan lingkungan, seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah, aksi bersih pantai, serta kampanye lingkungan yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.

Peserta lomba pidato dan lomba kreasi daur ulang sampah berfoto bersama pada rangkaian peringatan HLHS 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (3/6/2026). (ANTARA/Yoseph Boli Bataona)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026