Logo Header Antaranews Kupang

Ajang kolaborasi BPOLBF dan Kemenpardi Labuan Bajo gaet 1.044 pengunjung

Minggu, 7 Juni 2026 17:12 WIB
Image Print
Wisatawan menikmati atraksi budaya di Parapuar, Labuan Bajo, NTT. ANTARA/HO-BPOLBF

Kupang, NTT (ANTARA) - Ajang PENTAS x Weekend at Parapuar (WAP) 2026, yang merupakan kolaborasi BPOLBF dan Kementerian Pariwisata, menggaet 1.044 pengunjung untuk menikmati pertunjukan seni budaya, musik, dan panorama Matahari terbenam di kawasan Parapuar, Labuan Bajo, Sabtu (6/6/2026).

Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF Andhy MT Marpaung, dalam keterangannya yang diterima di Kupang, NTT, Minggu, mengatakan kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat daya tarik wisata darat di Labuan Bajo melalui penyelenggaraan kegiatan yang berkualitas dan berkelanjutan.

"PENTAS x Weekend at Parapuar menjadi contoh bagaimana kolaborasi dapat menghadirkan pengalaman wisata yang berkualitas sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," kata Andhy.

Dia menjelaskan PENTAS atau Pagelaran Event di Destinasi Prioritas merupakan program Kementerian Pariwisata yang memberikan ruang bagi pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaik mereka kepada masyarakat dan wisatawan.

Untuk PENTAS x Weekend at Parapuar kali ini BPOLBF dan Kemenpar mengusung konsep menikmati senja di kawasan Parapuar sambil menyaksikan pertunjukan budaya dan musik. Acara tersebut menghadirkan penyanyi asal Maluku, Justy Aldrin sebagai bintang tamu utama.

Suasana sore di kawasan perbukitan Parapuar semakin semarak dengan penampilan Tari Rangkuk Alu oleh Sanggar I Production, Tari Caci yang dibawakan TK Pembina Labuan Bajo, serta alunan musik suling dari Embun yang mengiringi momen Matahari terbenam.

Andhy mengatakan kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kegiatan di Labuan Bajo sekaligus memberdayakan masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif lokal.

Ia mengatakan Parapuar diharapkan berkembang sebagai ruang publik yang hidup, tempat wisatawan menikmati keindahan alam Labuan Bajo sekaligus berinteraksi dengan seni, budaya, dan kreativitas masyarakat setempat.

Menurut dia, ajang semacam itu juga menjadi bagian dari upaya mendorong pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif di Labuan Bajo Flores.

Sementara itu, Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Pelaksanaan Event Daerah Kementerian Pariwisata Eni Komiarti mengatakan kolaborasi tersebut lahir dari visi yang sama untuk memperkuat industri event dan ekonomi kreatif di daerah.

"Kolaborasi PENTAS dan Weekend at Parapuar merupakan wujud komitmen bersama untuk memberikan ruang apresiasi sekaligus dukungan bagi para pelaku event pariwisata, seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo," ujarnya.

Menurut dia, kegiatan berkualitas menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya, seni pertunjukan, dan kreativitas masyarakat lokal kepada wisatawan, selain mempromosikan destinasi wisata.

Kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terlibat. Salah satu pelaku UMKM kuliner, Kuliner Sekangku, mengaku merasakan peningkatan penjualan seiring tingginya jumlah pengunjung yang hadir.

Pelaku usaha tersebut berharap ajang berbasis budaya dapat lebih sering digelar dengan melibatkan UMKM lokal agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Apresiasi juga datang dari wisatawan mancanegara. Bailey, wisatawan asal Kanada yang hadir dalam kegiatan itu, mengaku terkesan dengan pengalaman menikmati senja, musik, dan budaya lokal di Parapuar.

"Jika kalian ingin menikmati salah satu sisi terindah dari Manggarai Barat, inilah tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbenam, ditemani musik yang luar biasa dan budaya yang begitu kaya," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ajang PENTAS x WAP 2026 di Labuan Bajo gaet 1.044 pengunjung



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026