Logo Header Antaranews Kupang

Rektor Undana: Kampus tak bisa berjalan sendiri hadapi tantangan

Jumat, 12 Juni 2026 19:02 WIB
Image Print
Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale (kanan) berpose dengan Rektor Unwira Kupang Pater Dr. Stefanus Lio, SVD usai MoU di Undana, Jumat (12/6/2026). ANTARA/Kornelis Kaha

Kupang (ANTARA) - Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale,menegaskan perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menjawab tantangan zaman, tetapi membutuhkan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi swasta.

"Undana tidak mungkin berjalan sendiri dalam menjawab tantangan zaman. Kita membutuhkan kolaborasi dengan perguruan tinggi swasta, pemerintah daerah, hingga dunia usaha," katanya di Kupang, Jumat, saat penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang di Ruang Rapat Rektor Undana.

Menurut Jefri, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan tata kelola kelembagaan.

Ia mengatakan setelah penandatanganan MoU, kedua institusi akan segera menindaklanjutinya melalui perjanjian kerja sama yang lebih teknis agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh sivitas akademika kedua kampus.

"Setelah MoU ini, kami menginstruksikan jajaran untuk segera menindaklanjutinya dalam bentuk Memorandum of Agreement (MoA) agar manfaatnya langsung terasa," ujar Jefri.

Sementara itu, Rektor Unwira Kupang Pater Dr. Stefanus Lio, SVD. menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus yang dipimpinnya.

Ia mengakui Unwira masih menghadapi tantangan dalam peningkatan jumlah dosen berkualifikasi doktor dan profesor sehingga kemitraan dengan Undana diharapkan dapat membantu pengembangan kapasitas akademik dosen.

"Kerja sama ini diharapkan menjadi jalan agar semakin banyak pula dosen berkualifikasi doctor dan profesor di Unwira," katanya.

Wakil Rektor I sekaligus Pelaksana Tugas Wakil Rektor IV Undana Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, menyatakan kesiapan Undana memberikan pendampingan kepada dosen-dosen Unwira dalam pengurusan jabatan fungsional akademik.

Selain itu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undana juga membuka peluang bagi dosen Unwira untuk melanjutkan pendidikan magister maupun doktor sesuai bidang keilmuan yang tersedia.

Kedua perguruan tinggi berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi negeri dan swasta dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia serta peningkatan kualitas pendidikan tinggi di NTT.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026