
Pemkot Kupang memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk program CKG

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus meningkatkan cakupan layanan kesehatan preventif bagi masyarakat di daerah itu.
Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis di Kupang, Jumat, mengatakan program yang diinisiasi pemerintah pusat tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan transformasi sistem kesehatan nasional serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia.
“Semangat utama program ini adalah mengubah pola pikir masyarakat dari menunggu sakit untuk berobat menjadi menjaga kesehatan dan mencegah penyakit sejak dini,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan kelurahan, sekolah, serta organisasi kemasyarakatan untuk memperluas jangkauan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.
Ia juga mendorong pelayanan kesehatan dilakukan dengan pendekatan jemput bola melalui berbagai kegiatan di tingkat kelurahan, kecamatan, sekolah maupun kegiatan pemerintahan lainnya.
“Jangan menunggu masyarakat datang ke puskesmas. Pelayanan kesehatan harus hadir mendekati masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Kupang berencana memberikan apresiasi kepada kecamatan dan kelurahan yang mampu mencapai atau melampaui target cakupan pemeriksaan kesehatan gratis.
Meski demikian, Serena mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program, antara lain rendahnya pemahaman masyarakat mengenai manfaat pemeriksaan kesehatan, kendala pendataan dan pelaporan, serta tindak lanjut hasil pemeriksaan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Kupang drg. Sinta Ndaumanu mengatakan pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) berjalan seiring dengan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang menjadi salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Ia menyebut target cakupan Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara nasional mencapai 46 persen, namun hingga Mei 2026 capaian Kota Kupang masih berada pada angka 10 persen.
“Karena itu, diperlukan penguatan koordinasi, advokasi, serta kolaborasi lintas program dan lintas sektor guna mempercepat pencapaian target tersebut dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif,” ujarnya.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
