
Satgas jembatan TNI AD membangun 55 jembatan di NTT

Kupang (ANTARA) - Satgas Jembatan Korem 161/ Wira Sakti dilaporkan sudah membangun 55 jembatan yang tersebar di seluruh wilayah di Nusa Tenggara Timur selama periode Januari hingga Juni 2026.
"Satgas Jembatan sudah membangun 55 jembatan di NTT baik itu jembatan perintis maupun jembatan beton," kata Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono di Kupang, Selasa.
Hal ini disampaikan di sela-sela kunjungan kerjanya ke Kecamatan Amfoang, Kabupaten Kupang untuk meninjau pelaksanaan pembangunan kembali empat jembatan di daerah tersebut.
Dia menjelaskan dari 55 jembatan yang dibangun itu, 25 jembatan diantaranya telah selesai dikerjakan dan sudah bisa digunakan oleh masyarakat.
"Sekitar 25 jembatan sudah selesai dikerjakan, sisanya masih dalam proses," ujar dia.
Danrem mengatakan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari program nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Satgas Jembatan TNI AD yang menargetkan pembangunan sekitar 5.000 jembatan di seluruh Indonesia.
Kepala Seksi Teritorial Komando Resor Militer 161/Wira Sakti Kolonel Inf Pedro Soares Sarmento mengatakan pembangunan sejumlah jembatan tersebar di 13 Kodim di wilayah hukum Korem 161/Wira Sakti.
Dimana ujar dia, Setiap Kodim minimal dua unit jembatan dan paling banyak tiga jembatan.
"Tetapi ada juga yang lebih dari itu. Karena jembatan yang dibangun untuk membantu masyarakat dari desa yang satu ke desa yang lain," ujar dia.
Pembangunan jembatan itu untuk memudahkan mobilisasi masyarakat membawa komoditas, dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Oleh karena itu, jembatan yang dibangun panjangnya hanya sekitar 100 meter.
Saat ini, ujar dia, satu unit jembatan di Manggarai sudah diresmikan, kemudian tiga unit di Ende juga sudah diresmikan.
Ada tiga jenis jembatan yang dibangun oleh personel TNI AD di NTT, yakni jembatan perintis, jembatan beton dan juga jembatan Aramco.
Namun, untuk panjang jembatan jenis perintis 100 meter, kemudian jembatan beton panjangnya di bawah 60 meter sesuai dengan kuota anggaran.
"Kalau lebih dari itu harus melalui tender. Kemudian untuk jembatan Aramco panjangnya 5 hingga 10 meter," ujar dia.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
