Logo Header Antaranews Kupang

NTT memperoleh tambahan DAU sebesar Rp1,094 triliun

Selasa, 11 Agustus 2026 11:35 WIB
Image Print
Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena. ANTARA/Kornelis Kaha

Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mengatakan pemerintah pusat memberikan tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp1,094 triliun untuk 22 kabupaten/kota di provinsi berbasis kepulauan itu.

"Iya benar, total DAU untuk NTT mencapai Rp1,094 triliun dan semuanya dari pemerintah pusat," katanya di Kupang, Selasa.

Ia mengatakan secara khusus untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT, pemerintah mengalokasikan DAU tambahan sebesar Rp17,415 miliar. Sisanya, dana diperuntukkan bagi sejumlah kabupaten/kota di NTT, namun dengan nilai DAU yang berbeda-beda.

Beberapa daerah di NTT yang mendapatkan DAU tambahan itu antara lain, Kabupaten Kupang sebesar Rp174,3 miliar, Kabupaten Alor mencapai Rp156,06 miliar, dan Kota Kupang yang menjadi daerah dengan DAU tambahan terkecil mencapai Rp8,08 miliar.

Ia mengatakan tambahan DAU tersebut menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk tetap menjaga pelayanan publik dan menjalankan program pembangunan di tengah kondisi fiskal daerah yang menghadapi tantangan.

"Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat NTT, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto atas perhatian dan kepeduliannya kepada daerah," katanya.

Ia mengatakan tambahan DAU tersebut tidak hanya berkaitan dengan penambahan anggaran, tetapi juga menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap daerah dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.

"Tambahan DAU ini memberi ruang bernapas bagi pemerintah daerah untuk terus menjaga pelayanan publik dan menjalankan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan rakyat," ujar dia.

Secara keseluruhan, tambahan dana yang diterima pemerintah daerah se-NTT mencapai Rp1,094 triliun atau sekitar lima persen dari total tambahan DAU sebesar Rp20,5 triliun yang diberikan kepada 490 pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Melki mengatakan dukungan tersebut menjadi bentuk gotong royong antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan tetap berjalan meski ruang fiskal daerah sedang menghadapi tekanan.

"Bagi saya, ini bukan hanya soal tambahan anggaran. Ini tentang perhatian pemerintah pusat kepada daerah. Tentang gotong royong. Tentang memastikan pembangunan tetap berjalan, bahkan ketika tantangan fiskal sedang berat," katanya.

Ia menyebut tambahan DAU tersebut sebagai "kado istimewa" bagi NTT karena diberikan beberapa hari menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Karena datang hanya beberapa hari menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, izinkan saya menyebutnya, ini kado istimewa untuk NTT dari Bapak Presiden Prabowo Subianto," katanya.

Melki juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Keuangan beserta jajaran Kementerian Keuangan serta Menteri Dalam Negeri dan jajaran Kementerian Dalam Negeri atas dukungan yang diberikan kepada pemerintah daerah.

"Dukungan ini akan kami jaga dan gunakan sebaik-baiknya untuk rakyat NTT," ujar dia.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026