Logo Header Antaranews Kupang

Kementerian PU menyalurkan air bersih untuk warga terdampak gempa di Sikka

Senin, 24 Agustus 2026 05:34 WIB
Image Print
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), salah satunya melalui pelayanan dan distribusi air bersih bagi warga di Kabupaten Sikka. (ANTARA/HO - Kementerian PU)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan air bersih bagi korban gempa di dua lokasi yakni Desa Baopaat, Kecamatan Lela, dan Gelora Samador di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menjadi lokasi pengungsian terpusat, masing-masing sebanyak 6.000 liter.

Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, mengatakan pemenuhan air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama yang harus dipastikan ketersediaannya bagi masyarakat yang terdampak bencana, terutama mereka yang berada di lokasi pengungsian.

Karena itu, ia mengatakan Kementerian PU mengirimkan satu mobil tangki air (MTA) dengan kapasitas 6.000 liter ke Desa Baopaat untuk memenuhi kebutuhan air bersih 48 kepala keluarga atau sebanyak 192 jiwa. Selain itu, satu MTA lainnya dengan kapasitas sama diberangkatkan ke Gelora Samador untuk memberikan layanan air bersih bagi 358 kepala keluarga atau 1.305 jiwa.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita pastikan tersedia, terutama bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana dan masih berada di pengungsian. Kementerian PU akan terus mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan,” ujar Dody.

Kementerian PU, lanjutnya, terus melakukan koordinasi dan pemantauan kebutuhan di lapangan untuk memastikan dukungan infrastruktur dasar dapat diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak.

Melalui dukungan tersebut, ia mengatakan Kementerian PU berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat terdampak gempa NTT dan mendukung percepatan pemulihan kondisi di wilayah terdampak.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026