Objek wisata Air Terjun Pabeti Lakera dibenahi

id Wisata air terjun

Objek wisata Air Terjun Pabeti Lakera di Desa Delo, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat, Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (ANTARA FOTO/istimewa)

"Untuk promosi memang belum terlalu intensif tapi kami utamakan pada kesiapan objek objek wisatanya, termasuk juga sumber daya manusia yang kami melalui berbagai pelatihan," kata Christofel Horo.
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan pembenahan infrastruktur pendukung salah satu objek wisata unggulan daerah setempat, Air Terjun Pabeti Lakera, di Desa Delo, Kecamatan Wewewa Selatan, Pulau Sumba.

"Beberapa infrastruktur di air terjun itu sudah kami benahi, ada lopo-lopo, trek joging, tangga, dan juga fasilitas parkir," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya Christofel Horo ketika dihubungi ANTARA dari Kupang, Sabtu (22/6).

Ia mengatakan Air Terjun Pabeti Lakera salah satu objek wisata alam unggulan di daerah setempat yang mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dia menjelaskan objek wisata itu memiliki keunikan yang menarik minat kunjungan wisatawan, berupa air terjun mencapai empat tingkat dan keindahan alam di sekitarnya yang masih asri serta sejuk.

"Pemandangan alam yang indah dan air terjun yang bersih ini yang menjadi daya tarik tersendiri, sehingga objek wisata itu mulai menarik minat wisatawan dan mulai ramai apalagi saat hari libur," katanya.

Ia mengatakan selain pembenahan yang dilakukan pemerintah daerah, pembangunan wisata Air Terjun Pabeti Lakera juga mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata berupa bantuan pembangunan lampu taman pada 2019.

Baca juga: Sumba Timur miliki 162 objek wisata

"Bantuan lampu taman ini untuk dua objek wisata, yang satu lagi di Danau Weekuri yang juga merupakan wisata alam unggulan kami di Sumba Barat Daya," katanya.

Ia mengatakan bantuan dari kementerian itu akan semakin melengkapi infrastruktur pendukung objek wisata tersebut sekaligus keamanan dan kenyamanan berwisata.

"Sehingga nantinya wisatawan yang ingin lebih lama menikmati keindahan alam di sana maka bisa sampai atau malam karena sudah ada penerangan," katanya.

Christofel menambahkan penataan objek wisata salah satu fokus utama pemerintah daerah setempat untuk memastikan kesiapan menyambut kunjungan wisatawan.

"Untuk promosi memang belum terlalu intensif tapi kami utamakan pada kesiapan objek objek wisatanya, termasuk juga sumber daya manusia yang kami melalui berbagai pelatihan," katanya.

Baca juga: Pemkab Sumba Timur mulai percantik objek wisata Pantai Walakiri
Baca juga: Perbukitan Wairinding jadi wisata andalan Sumba Timur
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar