Logo Header Antaranews Kupang

PWI NTT menyalurkan bantuan bagi puluhan wartawan terdampak gempa

Jumat, 25 September 2026 15:04 WIB
Image Print
Penyerahan bantuan sembako kepada wartawan korban gempa di Labuan Bajo, Manggarai Barat. ANTARA/Ho-PWI NTT

Kupang (ANTARA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi 24 jurnalis yang menjadi korban gempa bumi di Flores, yang terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu.

Ketua PWI NTT Hilarius Fery Jahang di Labuan Bajo, Jumat, mengatakan bantuan tersebut berasal dari PWI Jawa Timur dan PWI DKI Jakarta yang diserahkan kepada wartawan yang tersebar di tujuh kabupaten terdampak dari Manggarai Barat hingga Sikka tanpa memandang afiliasi organisasi.

"Penyerahan sebagian sudah dilakukan dan bertahap mulai Labuan Bajo hingga Maumere, ditargetkan rampung dalam minggu ini," katanya.

Hilarius menyampaikan bahwa pendataan sejumlah wartawan terdampak telah dilakukan sejak dua hari pascabencana. Pendataan mulai dari mencatat rumah-rumah sejumlah jurnalis yang terdampak gempa yang berujung pada kerusakan berat, sedang, hingga ringan.

Bantuan pangan yang disalurkan berisi masing-masing 10 kilogram beras, dua dos mi instan, dua papan telur, dua liter minyak goreng, dan satu kilogram gula. PWI juga terus mengupayakan bantuan perbaikan hunian bagi wartawan-wartawan yang rumahnya rusak.

Hilarius memohon maaf apabila terdapat wartawan atau jurnalis yang terdampak namun belum tercatat dalam daftar pendataan awal.

"Kami berharap masih ada tambahan bantuan. Jika ada rekan yang belum terdata, kami akan kembali menyalurkan bantuan," katanya.

Sementara itu, Hilarius mengingatkan seluruh jurnalis yang bertugas di lokasi bencana untuk mengutamakan keselamatan di atas segalanya.

"Keselamatan harus didahulukan. Jangan mengabaikan risiko. Tetap waspada, tetap hati-hati," tegasnya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026