Angin kencang landa NTT

id bmkg angin kencang di ntt

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari, Agung Sudiono Abadi. (ANTARA FOTO/dok pribadi)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari mengingatkan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai adanya angin kencang, dan hujan secara tiba-tiba.
Kupang (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari mengingatkan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai adanya angin kencang, dan hujan secara tiba-tiba.

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Agung Sudiono Abadi kepada ANTARA di Kupang, Selasa (13/8) mengatakan kondisi tersebut terjadi karena adanya perbedaan tekanan di wilayah Australia dan Asia.

"Berdasarkan hasil pantauan citra satelit, pola tekanan, dan pola angin, terpantau adanya daerah bertekanan tinggi di Australia (1030 mb), dan tekanan rendah di Asia (992 mb)," katanya menjelaskan.

Selisih tekanan udara yang cukup besar itulah menguatkan tarikan massa udara, dan meningkatkan kecepatan angin di sekitar wilayah NTT. Wilayah-wilayah yang terkena dampak tersebut, terutama di Pulau Timor, Rote, Sabu, dan Sumba, yang dapat mencapai 40-50 km/jam.

Mengenai dampak, dia mengatakan, dari kondisi cuaca tersebut perlu diwaspadai roboh/tumbangnya papan reklame, baliho, dan pohon serta atap rumah yang rusak/ambruk, dan dapat mengganggu kegiatan penerbangan.

Dia juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk waspada, dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari adanya angin kencang tersebut. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga 16 Agustus 2019. 

Baca juga: Perbedaan tekanan di Australia-Asia picu angin kencang di NTT
Baca juga: BMKG: Pola angin di wilayah ekuator picu gelombang tinggi di NTT
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar