Ombudsman NTT minta perbaiki layanan uji kendaraan di Flores Timur

id Ombudsman NTT

Ilustrasi. Uji emisi kendaraan gratis di depan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Pradita Kurniawan Syah)

“Masyarakat belum menikmati pelayanan publik yang memadai untuk uji kendaraan bermotor di Kabupaten Flores Timur, banyak aspek yang perlu diperbaiki secara serius oleh pemerintah daerah setempat," katanya di Kupang, Rabu, (4/9).
Kupang (ANTARA) - Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Darius Beda Daton meminta agar layanan publik untuk pengujian kendaan bermotor di Kabupaten Flores Timur diperbaiki pemerintah daerah setempat.

“Masyarakat belum menikmati pelayanan publik yang memadai untuk uji kendaraan bermotor di Kabupaten Flores Timur, banyak aspek yang perlu diperbaiki secara serius oleh pemerintah daerah setempat," katanya di Kupang, Rabu, (4/9).

Ia mengatakan, dari hasil pantauan langsung pihaknya mendapati bahwa pelayanan uji kendaraan di Flores Timur tidak diberikan sejak 2017.

Dijelaskannya, kondisi ini akibat ketiadaan fasilitas pendukung berupa sejumlah alat uji untuk kebisingan suara, lampu, kedalaman alur ban, pengukur berat, pengukur dimensi, daya tembus cahaya pada kaca.

Baca juga: Nahkoda kapal cepat Fantasi Express 88 ditahan polisi
Baca juga: 22.082 warga Flores Timur merasakan dampak kekeringan


Selanjutnya, kata Darius, mulai Juli 2018 lalu, pelayanan pengujian kendaraan bermotor dialihkan ke Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka yang bertetangga dengan Flores Timur.

“Ini yang jadi soal, massa warga dari Flores Timur harus menempuh jarak yang jauh lebih dari 100 kilometer ke Kota Maumere untuk dapatkan layanan ini,” katanya.

Ia menambahkan, “Ini yang membuat orang-orang malas melakukan pengujian kendaraan karena butuh waktu dan biaya lebih tinggi sehingga dampaknya pada potensi kecelakaan menjadi tinggi.”

Dariu menegaskan, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 133 Tahun 2015, peralatan uji kendaraan wajib sehingga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat.

Untuk itu, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Flores Timur segera melakukan perbaikan pelayanan dengan pengadaan berbagai peralatan pendukung.

“Kita berharap tim anggaran pemerintah daerah memastikan penganggaran alat uji kendaraan dapat terakomodiri dalam APBD untuk memperbaiki pelayanan,” katanya.

Baca juga: Pemprov NTT diminta bantu atasi krisis air di Kota Kupang
Baca juga: Ternyata ada praktik premanisme di Pelabuhan Tenau Kupang
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar