Dasarian I Oktober 2019, belum ada hujan di NTT

id iiklim ntt oktober

Dasarian I Oktober 2019, belum ada hujan di NTT

​​​​​​​Prakirawan Iklim BMKG Stasiun Klimatologi Kupang, Hamdan Nurdin. (ANTARA/Bernadus Tokan)

"Sifat hujan pada dasarian I Oktober 2019 secara keseluruhan masih di bawah normal," kata Hamdan Nurdin.
Kupang (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, kondisi Nusa Tenggara Timur  (NTT) secara umum masih dalam musim kemarau, dimana pada dasarian I (10 hari pertama) Oktober 2019, secara umumnya tidak terjadi hujan di seluruh wilayah NTT.

"Sifat hujan pada dasarian I Oktober 2019 secara keseluruhan masih di bawah normal," kata Prakirawan Iklim BMKG Stasiun Klimatologi Kupang  Hamdan Nurdin,  kepada ANTARA di Kupang, Senin (14/10), terkait kondisi iklim terkini.

"Berdasarkan hasil analisa, pada dasarian I Oktober 2019 secara umumnya tidak terjadi hujan di seluruh wilayah NTT. Sifat hujan secara keseluruhan bawah normal," katanya.

Baca juga: Produksi kopi dan kakao di Bajawa menurun akibat perubahan iklim
Baca juga: SLI dukung ketahanan pangan di NTT


Sementara hari tanpa hujan berturut–turut (HTH) umumnya dalam periode panjang (21-30 hari) hingga kekeringan ekstrem (>60 hari).

HTH terpanjang terpantau di pos hujan Rambangaru, Kabupaten Sumba Timur sepanjang 208 hari, katanya.

Dia menambahkan, berdasarkan prakiraan BMKG, dasarian I November 2019, peluang terjadinya hujan >50 mm /dasarian pada dasarian II Oktober 2019 sangat rendah yaitu di bawah 10 persen.

Dan peluang terjadi hujan <20 mm/dasarian umumnya lebih dari 90 persen di seluruh wilayah NTT dan diprakirakan berlangsung sampai dasarian I bulan November 2019, katanya menambahkan.  

Baca juga: Sekolah iklim dari BMGK untuk petani Kupang
Baca juga: SLI diharapkan jadi jembatan peningkatan pemahaman iklim
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar