Tahun depan, NTT dapat alokasi dana TKDD Rp24 triliun

id Alokasi TKDD untuk NTT

Tahun depan, NTT dapat alokasi dana TKDD Rp24 triliun

Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur Lidya Kurniawati, memberikan sambutan dalam acara peringatan Hari Oeang ke-73 serta peluncuran Program Peduli dan Sadar Rupiah (NTT PADAR) dari Bank Indonesia yang digelar di Gedung Kantor Keuangan Negara di Kota Kupang, Rabu (30/10/2019). (ANTARA FOTO/Aloysius Lewokeda)

"TKDD dari APBN ke NTT pada 2019 ini sebesar Rp23 triliun dan pada 2020 nanti naik sekitar Rp24 triliun," kata Lidya Kurniawati.
Kupang (ANTARA) - Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Lidya Kurniawati mengemukakan NTT mendapat alokasi dana transfer ke daerah dan Dana Desa (TKDD) dari APBN mencapai Rp24 triliun pada 2020.

"TKDD dari APBN ke NTT pada 2019 ini sebesar Rp23 triliun dan pada 2020 nanti naik sekitar Rp24 triliun," katanya dalam acara peringatan Hari Oeang ke-73 serta peluncuran Program Peduli dan Sadar Rupiah (NTT PADAR) dari Bank Indonesia yang digelar di Gedung Kantor Keuangan Negara NTT di Kupang, Rabu (30/10).

Dia menambahkan, alokasi dana TKDD tersebut mencakup diantaranya untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, DAK non-fisik, Dana Alokasi Umum (DAU), dan lainnya.

Menurutnya, meningkatnya alokasi dana dari APBN ini menunjukkan pemerintah sangat fokus terhadap otonomi daerah.

Desentralisasi pembangunan, lanjutnya menjadi perhatian penting bahwa setiap kabupaten/kota memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga prinsip desentralisasi tetap dipertahankan dengan dukungan alokasi dana TKDD ini.

Baca juga: NTT dapat ADD Rp3,9 triliun pada 2020
Baca juga: Alokasi dana desa untuk bangun rumah layak huni


Kurniawati mengatakan, aspek penting yang perlu diperhatikan saat ini yakni aloakasi DAK fisik 2019 untuk provinsi setempat mencapai Rp3,4 trilun namun yang direalisasikan masih sekitar 31 persen.

"Ini harus jadi perhatian penting kita semua karena jika terealisasi dengan baik maka belanja pemerintah bisa mengangkat perekonomian di setiap kabupaten/kota," ujarnya.

Dia berharap peningkatan dana TKDD dari Pusat ini disikapi dengan baik seluruh unit pemerintah daerah di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

Pemerintah pusat, lanjutnya memberikan perhatian serius terhadap pembangunan di NTT yang sedang mengembangkan sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian.

"Karena itu saya berharap peran kita semua termasuk rakyat di daerah-daerah ikut menjaga APBN digunakan dengan baik karena uang kita semua," katanya.

Baca juga: NTT dapat alokasi dana desa sebesar Rp3,02 triliun
Baca juga: Kupang dapat alokasi dana desa Rp135 miliar
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar