Boru, desa mandiri pertama di NTT

id desa mandiri

Boru, desa mandiri pertama di NTT

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Provinsi Nusa Tenggara Timur,Sinun Petrus Manuk . (ANTARA/ Benny Jahang)

NTT telah memiliki satu desa mandiri, yakni Desa Boru di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur di ujung timur Pulau Flores.
Kupang (ANTARA) - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sinun Petrus Manuk menyebutkan NTT telah memiliki satu desa mandiri, yakni Desa Boru di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur di ujung timur Pulau Flores.

"Boru terpilih sebagai desa mandiri karena telah berhasil membangun desanya dengan mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada di desa tersebut," katanya dalam percakapannya dengan ANTARA di Kupang, Senin (4/11).

Ia menjelaskan Boru ditetapkan sebagai desa mandiri, karena sudah mampu membiayai pembangunan desa dengan mengoptimalkan sumber daya alam setempat sehingga mampu mendorong pembangunan ekonomi masyarakat berkembang pesat.

Pada 2018 Desa Boru menyandang sebagai desa Maju dan pada 2019 ditetapkan sebagai desa mandiri karena telah memenuhi kriteria Indeks Desa Membangun (IDM).

Baca juga: PDIP usul bentuk program desa mandiri telur ayam di NTT

Ia mengatakan, penentuan desa sebagai desa Mandiri karena telah memenuhi syarat teknis dari aspek Indeks Desa Membangun (IDM) yakni dimensi lingkungan, dimensi sosial dan dimensi ekonomi serta didukung sumber daya manusia (SDM) yang memadai.

"Apabila status desa menjadi desa mandiri maka alokasi dana desa menjadi berkurang karena pendapatan desa semakin memadai untuk membiayai pembangunan desa secara mandiri," tegasnya.

Kendati demikian kata dia, pemerintah Provinsi NTT tetap memperjuangkan agar Desa Boru yang telah menyandang sebagai desa mandiri, mendapatkan dana insentif dari pemerintah pusat untuk membiayai kegiatan pembangunan desa selain mendapatkan alokasi dana desa yang alokasinya semakin berkurang.

Pada tahun 2018 kata dia, Provinsi NTT memiliki satu Desa Mandiri yaitu Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.

"Namun pada tahun 2019 Desa Kabuna tidak lagi menjadi Desa Mandiri karena pengelolaan pembangunan desa yang dilakukan pemerintah desa setempat kurang tepat sehingga status desa turun menjadi desa maju," tegasnya. * 

Baca juga: Program Desa Mandiri Anggur Merah sudah dihentikan
Baca juga: Dana Hibah Untuk Masyarakat Desa Mandiri
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar