Pelajar-mahasiswa di Kupang dominasi pelanggaran lalu lintas

id operasi zebra

Pelajar-mahasiswa di Kupang dominasi pelanggaran lalu lintas

Anggota lantas Polres Kupang Kota menilang pengendara sepeda motor yang melanggar lalu lintas di Kota Kupang. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Para pelajar dan mahasiswa di Kota Kupang mendominasi kasus pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Zebra Turangga 2019 yang dilakulan oleh Sat Lantas Polres Kupang Kota.
Kupang (ANTARA) - Para pelajar dan mahasiswa di Kota Kupang mendominasi kasus pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Zebra Turangga 2019 yang dilakulan oleh Sat Lantas Polres Kupang Kota.

Kasat Lantas Polres Kupang Kota Iptu Rocky Junasmi kepada wartawan di Kupang, Sabtu (9/11), mengatakan total pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar dan mahasiswa di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu mencapai sekitar 367 kasus.

"Secara keseluruhan jumlah kasus pelanggaran lalu lintas yang ditemukan selama Operasi Zebra Turangga 2019 mencapai 686 kasus, dan mirisnya pelajar dan mahasiswa paling banyak," katanya.

Hal ini disampaikan berkaitan dengan hasil Operasi Zebra Turangga yang dilakukan oleh pihak kepolisian di kota itu untuk menekan angka kecelakaan akibat tak adanya kesadaran berlalu lintas yang baik dan benar.

Baca juga: Dirlantas Polda NTT Terapkan Sistem e-Tilang
Baca juga: Korlantas Polri Sosialiasi E-tilang Di Kupang


Ia menilai  banyaknya pelajar dan mahasiswa yang melakukan pelanggaran dalam berlalu lintas itu membuktikan tak adanya kesadaran serta minimnya pengetahuan akan keselamatan dan berkendaraan.

Selanjutnya kata Rocky selain pelajar dan mahasiswa, urutan kedua didominasi oleh para pekerja swasta yang jumlahnya mencapai 269 kasus, kemudian sopir kendaraan umum 38 kasus, sementara aparat sipil negara 12 kasus.

"Jenis pelanggaran yang kami temui selama operasi zebra itu adalah tak menggunakan helm atau pelindung kepala saat berkendaraan roda dua, serta tak adanya surat-surat kendaraan," tambah dia.

Beberapa hal yang ditemui selama operasi zebra kata dia, nomor kendaraan tak sesuai seperti di dalam surat tanda nomor kendaraan (STNK).

"Kami harus menilangnya karena dicurigai kasus seperti ini terkait motor hasil curian sehingga nomor di kendaraan berbeda dengan nomor yang tertera di STNK," ujar dia.
Operasi Zebra 2019 (ANTARA FOTO/HO-Dok)
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar