Seekor buaya bertelur sampai 70 butir

id BBKSDA NTT

Seekor buaya bertelur sampai 70 butir

Sejumlah telur buaya berserakan di tempat penangkaran buaya di Kota Kupang, Senin (18/11/2019). (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

"Saya sudah cek buaya bertelur di kandang tempat penangkaran itu dan ini merupakan kejadian langka, karena bertelur sampai 70 butir," kata Timbul Batubara.
Kupang (ANTARA) - Seekor buaya yang dipelihara oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur dilaporkan bertelur sampai 70 butir dalam tempat penangkaran buaya di balai tersebut.

"Saya sudah cek buaya bertelur di kandang tempat penangkaran itu dan ini merupakan kejadian langka, karena bertelur sampai 70 butir," kata Kepala BBKSDA Timbul Batubara kepada wartawan di Kupang, Senin (18/11).

Hal ini disampaikan berkaitan dengan bertelurnya seekor buaya betina yang ditangkap dan ditangkar di kadang milik BBKSDA yang terletak di kelurahan Kelapa Lima Kota kupang.

Ia mengatakan bahwa biasanya buaya itu tak pernah mau bertelur di kadang, tetapi justru bertelur di rawa-rawa yang lebih nyaman.

Baca juga: Malaysia kirim potongan tubuh pekerja migran asal TTU yang dimangsa buaya
Baca juga: Nelayan perbatasan takut dimangsa buaya


"Ini kejadian langka. Biasa buaya kalau bertelur di tempat yang memang menurut mereka nyaman dan aman. Nah, sepertinya bagi buaya yang bertelur itu tempat penangkaran ini aman dan nyaman bagi mereka," kata dia.

Namun sayang, dari 70 butir telur itu hanya tersisa tujuh butir yang selamat. Hal ini karena dihancurkan sendiri oleh induk buaya tersebut yang memang sedang agresif.

"Di dalam kandang itu ada beberapa buaya juga, nah untuk melindungi telur-telurnya tergadang ekornya menyentuh telur-telur itu sehingga pecah sendiri," kata dia.

Tetapi saat ini ujar dia, pawang buaya yang bernama Agen sudah mengamankan tujuh butir telur itu dengan cara ditaruh di atas pasir agar tidak hancur lagi oleh induk buaya tersebut.

Buaya yang bertelur itu, kata dia, adalah buaya yang ditangkap di sekitar Pulau Rote beberapa waktu lalu dan dibawa ke Kupang untuk dirawat. Saat ini di terdapat enam ekor buaya di tempat penangkaran buaya di Kelapa Lima tersebut.*

Baca juga: 29 Warga Tewas Diserang Buaya
Baca juga: Selamatkan buaya berkalung ban
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar