Pengawasan terhadap TN Komodo gunakan teknologi digital

id taman nasional komodo

Pengawasan terhadap TN Komodo gunakan teknologi digital

Pasangan wisatawan yang berasal dari Texas, Amerika Serikat mengabadikan momen dengan latar belakang gugusan pulau-pulau di Pulau Padar, Taman Nasional Komodo (TNK), Manggarai Barat, NTT pada 29/11/2018. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha).

Pemerintah NTT akan menggunakan aplikasi teknologi digital untuk memantau seluruh aktifitas di darat dan laut di sekitar kawasan Taman Nasional  (TN) Komodo mulai 2020.
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Nusa Tenggara Timur akan menggunakan aplikasi teknologi digital untuk memantau seluruh aktifitas di darat dan laut di sekitar kawasan Taman Nasional  (TN) Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores pada 2020.

Pemda NTT, kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu kepada ANTARA di Kupang, Kamis (5/12), menggandeng satu perusahan teknologi tinggi dari Singapura untuk melakukan kontrol pengawasan di Taman nasional Komodo dengan menggunakan aplikasi teknologi yang sangat modern.

Menurut dia, teknologi modern yang digunakan itu mampu mendeteksi berbagai aktifitas semua kapal pesiar, kapal wisata maupun para wisatawan yang datang berwisata di kawasan Pulau Komodo.

"Teknologi itu nanti juga mampu mendeteksi aktifitas pencurian ikan, rusa dan perusakan kawasan TN Komodo semuanya bisa terpantau dengan baik," katanya menjelaskan.

Baca juga: Daya tampung TNK akan ditata kembali
Baca juga: Media asing tak sarankan wisman ke Komodo, ASITA NTT: tak perlu khawatir


Marius menegaskan, semua aktifitas dalam kawasan Taman Nasional Komodo akan mudah dimonitor dengan menggunakan teknologi yang pertama kali dilakukan di NTT dalam pemerintahan Gubernur Viktor B Laiskodat.

Menurutnya teknologi digital itu memungkinkan seluruh kawasan terpantau termasuk aktifitas wisatawan saat melakukan menyelam di perairan Komodo sehingga ditargetkan pada 2020 aplikasi teknologi ini akan terpasang di TN Komodo.

"Baru pertama kali di Indonesia teknologi itu digunakan di NTT, Kami akan mengelola TN Komodo secara profesional mengikuti pengelolaan taman-taman nasional dunia seperti taman nasional Galapagos dan Taman Nasional di Afrika yang menerapkan sistem aplikasi teknologi tinggi dalam pengawasannya," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah NTT juga akan melakukan pembatasan terhadap kunjungan wisatawan ke Pulau Komodo, sehingga Pulau Komodo menjadi daerah konservasi serta daerah destinasi wisata yang bermutu tinggi. 

Baca juga: Jumlah wisatawan ke Pulau Komodo sebaiknya dibatasi
Baca juga: Pemberitaan Foodors.com tidak mempengaruhi wisatawan ke Komodo
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar