6.248 Siswa SMP/MI Ikut Un

id Ujian Nasional

 6.248 Siswa SMP/MI Ikut Un

Para siswa SMP sedang mengikuti ujian nasional (Foto ANTARA)

Sebanyak 6.248 siswa SMP/MI di Kota Kupang, Senin (17/4) mulai mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan pensil kertas (UNBKP) hingga Rabu (19/4).
Kupang (Antara NTT) - Sebanyak 6.248 siswa SMP/MI di Kota Kupang, Senin (17/4) mulai mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan pensil kertas (UNBKP) hingga Rabu (19/4).

"Para siswa ini tersebar di 58 sekolah SMP/MI yang ada di enam kecamatan," kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Filmon Lulupoy di Kupang, Senin, (17/4).

Dari jumlah sekolah penyelenggara tersebut, hanya dua sekolah yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), masing-masing satu sekolah negeri yaitu SMP Negeri 2 Kota Kupang dan satu sekolah swasta yaitu SMP NCIPS. "Selebihnya masih menerapkan ujian nasional berbasis pensil kertas (UNBPK)," katanya.

Dia mengatakan, kepesertaan sekolah mengikuti UNBK masih sangat minim karena sejumlah keterbatasan, baik berupa peralatan pendukung seperti komputer, daya listrik, dan internet.

Sejauh ini pihak pemerintah tidak pernah memaksakan sekolah untuk bisa ikut dalam UNBK. Semuanya diberikan kebebasan untuk menentukan apakah bisa ikut UNBK atau hanya masih dengan pola kertas pensil.

Terkait persiapan, Filmon mengatakan para siswa telah dipersiapkan sangat matang baik dari aspek psikologis maupun aspek ilmunya untuk menghadapi ujian yang akan diselenggarakan secara nasional pada 17-19 April.

"Kami sudah pantau ke sekolah-sekolah dan pihak sekolah menyatakan optimistisnya bahwa para siswa siap menghadapi ujian nanti," katanya.

Dia menyebut sejumlah persiapan melalui uji coba dan sejumlah les tambahan dilakukan sebagai bagian dari pola persiapan para siswa menghadapi ujian tersebut.
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar